SuaraBatam.id - Ada beberapa cara untuk mengamankan data virtual dari ancaman penipuan daring, kebocoran hingga pencurian data.
Peneliti Keamanan Siber, Teguh Aprianto membagikan beberapa langkah mudah. Cara pertama yang penting dan harus dilakukan oleh pemilik data adalah selalu bersikap kritis ketika ada pihak lain yang menanyakan data.
"Ketika ada pihak lain yang meminta data pribadi, kita harus selalu bertanya, 'data kita digunakan untuk apa?". Misalnya berbelanja di mal terus ditanya nomor HP-nya, kita harus tanya untuk apa nomor itu. Apa untuk promosi? Kita harus sering bertanya karena itu menyangkut privasi kita," kata Teguh dalam acara "DANA Tech Talk" yang dilangsungkan daring, Jumat.
Hal serupa juga perlu dilakukan ketika anda berada di ruang digital, ketika ada pihak lain menghubungi anda meminta data pribadi yang terhubung dengan akun- akun layanan di ruang digital milik anda tentunya hal itu perlu diwaspadai.
Anda harus lebih waspada dan mencurigai pihak lain terutama saat pihak tersebut meminta kata kunci, PIN, atau pun OTP (One Time Password).
Normalnya sebuah layanan di ruang digital tidak akan tiba- tiba menghubungi anda untuk meminta kata kunci, PIN, dan OTP jika tidak ada masalah yang mendesak.
Iming- iming hadiah besar hingga uang tunai kerap kali membuat pemilik data terbuai dan menurunkan kewaspadaannya terhadap pihak- pihak yang mencoba meminta data penting tersebut.
Untuk itu bagi anda yang memiliki banyak akun jejaring sosial dan layanan di ruang digital maka ada baiknya untuk tetap fokus apabila terjadi hal serupa.
Selanjutnya, untuk cara kedua tetap aman di ruang digital dari para penipu dan pencuri identitas adalah dengan rutin mengganti dan memeriksa apakah data anda bocor atau tidak.
Baca Juga: Lawan Rusia Lewat Daring, Ukraina Ciptakan Tentara TI
Ada banyak cara untuk mengetahui apakah akun anda di ruang digital memiliki keamanan yang tangguh atau tidak, salah satunya anda bisa memanfaatkan situs website periksadata.com .
Keamanan yang tangguh di ruang digital dinilai dari kekuatan kata kunci dan juga kerahasiaannya, apabila salah satu hal tersebut tidak dipenuhi otomatis anda rentan mengalami penipuan, pencurian, dan juga serangan di ruang digital.
Lewat situs periksadata.com anda bisa mengetahui apakah akun anda pernah mengalami kebocoran data atau tidak.
Jika ternyata ditemukan data anda pernah bocor, maka anda bisa mengikuti langkah- langkah berikutnya yang disediakan agar anda tetap aman.
Anda juga bisa rutin mengganti kata kunci anda untuk akun- akun di ruang digital anda dan memanfaatkan layanan "Password Generator" untuk mendapatkan kata kunci yang sulit ditebak oleh pembobol data.
Terakhir, pastikan anda memanfaatkan setiap fitur keamanan dari aplikasi atau pun layanan yang anda gunakan di ruang digital.
Berita Terkait
-
Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber
-
Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan
-
Bisnis Keamanan Siber Kian Menguat, Laba Usaha ITSEC Asia Melonjak 1.171 Persen
-
AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber
-
Ancaman Siber Berbasis AI Makin Canggih, Industri Keuangan Diminta Perkuat Ketahanan Digital
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI