SuaraBatam.id - Sebanyak 800 wisatawan Travel Bubble dari Singapura dijadwalkan berkunjung ke Nongsa Sensation, Kota Batam dan Lagoi, Kabupaten Bintan dengan skema gelembung perjalanan "travel bubble" hingga Mei 2022.
"Para wisman itu telah memesan tiket untuk berkunjung ke Batam dan Bintan dalam waktu dekat ini sampai dengan Mei 2022," kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, melansir Antara di Tanjungpinang, Jumat.
Buralimar merinci dari total 800 wisman itu, sebanyak 300 orang akan datang ke Nongsa Sensation, Kota Batam. Sedangkan, sisanya sebanyak 500 orang akan berkunjung ke kawasan wisata Lagoi, Kabupaten Bintan.
"Semuanya berangkat dari Pelabuhan Tanah Merah Singapura," katanya.
Buralimar juga menyampaikan pada periode 23 - 25 Februari 2022 tercatat sudah sebanyak 50 wisman asal Singapura yang datang berkunjung ke Nongsa Sensation, Kota Batam.
Sementara wisman yang ke Bintan sampai dengan 26 Februari jumlahnya sudah mencapai 90 orang.
"Itu merupakan kunjungan wisman perdana setelah dua tahun pandemi," ujar Buralimar.
Buralimar pun mengatakan hasil evaluasi kunjungan wisman perdana tersebut, sampai sejauh ini berjalan aman dan lancar.
"Belum ada ditemukan wisman terpapar COVID-19," ucapnya.
Baca Juga: Geger! Perempuan Menangis Histeris, Uang Tunai Rp 50 Juta di Mobil Raib Digasak Maling di Sagulung
Secara terpisah, Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap kunjungan wisman Singapura ke Kepri makin bertambah guna mendukung kebangkitan dunia pariwisata yang hampir dua tahun terpuruk karena pandemi.
Ansar pun meminta agar pemerintah Singapura menambah kuota kunjungan wisman ke Kepri dari 300 orang per pekan menjadi 3.000 orang per pekan.
"Kalau sekarang masih dibatasi maksimal 300 orang per pekan, ke depan harapannya terus bertambah supaya pariwisata kembali menggeliat," kata Ansar. (antara)
Berita Terkait
-
Jember Fashion Carnaval 2026 Sedot Ribuan Wisatawan, Dongkrak Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
Terlanjur Sayang, Pasutri Singapura Baru Sadar Anak Angkatnya Diduga Korban Perdagangan Bayi dari RI
-
Tak Sekadar Peragaan Busana, IFW 2026 Ajak Wisatawan Jelajahi Seni dan Kuliner Jakarta
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant