SuaraBatam.id - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan, pada Selasa (1/3/2022) ada penambahan 35 pasien Covid-19 yang terdiri dari 15 perempuan dan 20 laki-laki.
Secara akumulasi, Satgas Covid-19 menyatakan hingga Selasa (1/3/2022), terdapat 451 kasus aktif. Mereka tersebar di 10 kecamatan.
Mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut menjalani isolasi secara mandiri di rumah. Tapi juga ada yang melaksanakan perawatan di rumah sakit.
"Kasus aktif atau warga yang berstatus positif Covid-19 di Kabupaten Bintan hingga 1 Maret 2022 mencapai 451 orang," ujar Gama, Rabu (2/3/2022).
Bertambahnya pasien positif Covid-19 membuat 4 kecamatan ditetapkan ke dalam zona merah.
Diantaranya Kecamatan Seri Kuala Lobam sebanyak 109 kasus, Bintan Utara 109 kasus, Bintan Timur 69 kasus dan Teluk Sebong 43 kasus.
Lalu 2 kecamatan ditetapkan zona orange yaitu Kecamatan Toapaya sebanyak 20 kasus dan Gunung Kijang 19 kasus. Sementara 4 kecamatan lagi masuk zona kuning meliputi Kecamatan Tambelan ada 10 kasus, Teluk Bintan 6 kasus, Mantang 3 kasus, dan Bintan Pesisir 1 kasus.
"4 kecamatan ditetapkan sebagai zona merah karena kasus pasien yang positif di sana lebih dari 21 kasus," tuturnya.
Dari 451 kasus aktif itu, sebanyak 422 orang menjalani isoman. Sementara 29 orang lagi menjalani perawatan di beberapa rumah sakit diantaranya, RSUD EHD Tanjunguban 16 orang, RSUD Bintan 9 orang, RSUP RAT Kepri 3 orang dan RSUD Tanjungpinang 1 orang.
Baca Juga: Dinkes Bantul Minta Rumah Sakit Konversikan Tempat Tidur untuk pasien COVID-19
"Kasus Covid-19 terus bertambah setiap harinya. Jadi kami mengimbau kepada warga untuk tetap disiplin dengan protokol kesehatan (prokes). Kemudian ikutilah vaksinasi bagi yang belum karena dengan vaksin mampu meningkatkan imun tubuh dari serangan virus tersebut," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla