SuaraBatam.id - Kasus Covid-19 varian Omicron saat ini sedang menjangkit di Natuna, Kepulauan Riau. Dinas Kesehatan setempat kasus probable Omicron terbanyak mencapai 15 pasien.
Hasil pemeriksaan 15 sampel itu sebelumnya dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan, dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Batam.
Plt Kadinkes Natuna, Hikmat Aliansyah mengatakan 15 orang probable omicron itu saat ini dikarantina di Asrama Haji Natuna.
“Ya kemarin tanggal 12 Februari 2022, kita kirim 15 sample ke Batam dan pada tanggal 17 kemarin kita terima hasilnya. Semuanya probable Omicron,” kata Hikmat di ruang kerjanya, melansir Batamnews Senin (21/2/2022).
Adapun ciri dan gejala orang yang terkena virus Omicron, kata Hikmat pada umumnya sama dengan varian Delta, hanya saja orang yang terinfeksi Omicron cenderung merasa lelah.
“Penanganannya sama dengan varian delta, karena itu sama-sama virus corona cuma jenisnya saja yang beda,” terangnya.
Hikmat mengakui, Natuna belum mampu melakukan pemeriksaan sendiri terhadap varian Omicron. Sehingga pihaknya perlu dukungan dari laboratorium di Batam.
“Kita belum ada alatnya maka kita kirim ke Batam,” ujar Hikmat.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dengan protokol kesehatan dengan patuh memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin.
“Sekarang kita balik lagi ke zona kuning. Jadi kita harus menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin,” imbaunya.
Baca Juga: Dokter Reisa Bersyukur Covid-19 yang Mendominasi Saat Ini Adalah Varian Omicron
Tercatat 46 orang saat ini menjalani isolasi Covid-19 di Natuna.
Berita Terkait
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Mulai Buyback Fluktuatif 12 Juni 2026, Nilainya Capai Rp500 Miliar
-
Posko Pengaduan SPMB 2026 di Batam Resmi Dibuka
-
Dana Belum Cair, Puluhan SPPG di Batam Tutup Operasional
-
Detik-detik Kapal Pesiar Mewah Terbakar di Marina Sentosa Cove Singapura
-
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut