SuaraBatam.id - Kasus dugaan korupsi penggunaan dana BOS dan dana komite di SMK Negeri 1 Batam, terus berlanjut.
Kejaksaan Negeri Batam, Kepulauan Riau memeriksa sejumlah saksi. Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Batam Wahyu Oktaviandi, mengatakan pemeriksaan saksi sudah dimulai sejak Kamis (17/2/2022).
Namun, Wahyu tak dapat menjelaskan siapa saja yang menjadi saksi terkait kasus korupsi itu.
"Kami tak dapat jelaskan siapa saja yang diperiksa, dikarenakan banyak oknum yang memanfaatkan moment tersebut untuk kepentingan pribadi," ujarnya.
Selain itu, kabar oknum yang mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Batam atau personel kejaksaan untuk meminta sejumlah uang guna melakukan pengurusan atau mengamankan perkara, menurutnya bukan bagian dari Kejaksaan Negeri Batam.
"Termasuk juga terhadap sekolah-sekolah lain jangan percaya terhadap oknum yang mengatasnamakan dari Kejaksaan Negeri Batam," bebernya.
Sebelumnya, korps Adhyaksa membidik dugaan kasus korupsi di SMK Negeri 1 Batam. Kasus tersebut pun telah naik status dari penyelidikan perkara menjadi penyidikan.
Adanya dugaan kasus korupsi tersebut berasal dari mark-up dana BOS dan dana komite, penyidik telah menemukan cukup bukti yang kuat dalam perkara tersebut.
Berita Terkait
-
KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan TNI dalam Kasus BNPB, Minta Puspom Tindak Lanjuti
-
KPK Ungkap Dugaan Aliran Uang Korupsi BNPB ke Prajurit TNI
-
Bukan Cuma HT Karhutla, KPK Bongkar Tenda Pengungsi hingga Perahu Karet BNPB Diduga Ikut Dikorupsi
-
Sembunyi-sembunyi? MAKI Sebut Nusron Wahid Sudah Ngantor di ATR/BPN tapi Mobil Parkir di Belakang
-
Apa yang Berubah dari Definisi Korupsi yang Diusulkan ke Prabowo?
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun
-
Nelayan Anambas Terombang-ambing Berhari-hari hingga Lautan Malaysia
-
Warga Diperiksa Polda Kepri usai Kritik Blackout Batam, Siapa Pelapornya?
-
Kabut Asap Menipis, Siswa di Batam Kembali Belajar ke Sekolah