SuaraBatam.id - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Mochammad Bisri menyebut sebanyak 11.556 tenaga kesehatan di wilayah itu sudah divaksin booster.
Bisri menyampaikan vaksinasi penguat untuk nakes di Kepri mulai diluncurkan sejak 9 Agustus 2021.
Tambahan vaksin ini sesuai dengan surat edaran Kemenkes No.HK.02.01/11919/2021 tentang vaksinasi penguat bagi seluruh tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kebijakan itu dibuat dengan mempertimbangkan, karena masih ada tenaga kesehatan yang terinfeksi COVID-19 meskipun sudah divaksin dosis kedua.
Tenaga kesehatan, katanya, memang dihadapkan dengan risiko tinggi penularan COVID-19, karena itu dilakukan vaksinasi penguat bagi mereka.
“Upaya ini dilakukan untuk melindungi tenaga kesehatan yang mengalami tekanan yang luar biasa dalam menghadapi pandemi ini,” kata Bisri, dikutip dari Antara, Sabtu 19 Februari 2022.
Pihaknya mengajak para nakes untuk tetap produktif dengan aman dan terlindungi di tengah pandemi. Tentu dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru.
“Terima kasih kepada nakes yang telah bersedia divaksin penguat untuk melindungi diri sekaligus mencegah penyebaran COVID-19,” ucap Bisri.
Sementara itu, lanjut Bisri, capaian vaksinasi penguat masyarakat secara umum di Kepri masih rendah, yaitu sekitar 5 persen dari target sasaran sekitar 1,4 juta orang.
Baca Juga: Capaian Vaksin Booster di Kabupaten Karimun Masih 2,99 Persen
Menurutnya hal ini dipicu karena masih banyak masyarakat yang belum memenuhi syarat menerima vaksin penguat, salah satunya belum 6 bulan terhitung setelah menerima vaksin dosis kedua.
"Bagi yang sudah 6 bulan divaksin dosis kedua diimbau segera ikut vaksinasi penguat, untuk membentuk kekebalan tubuh dari paparan COVID-19," demikian Bisri.
Berita Terkait
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya
-
Disebut Mandek 10 Tahun, Pramono Anung Heran Soal Gaji Nakes Jakarta: Masa Sih Nggak Naik?
-
Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal
-
4 Cushion Serum dengan Kandungan Brightening dan Hydrating Booster
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
BRI Salurkan Rp178,08 Triliun KUR, UMKM Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Jadi Inspirasi
-
Hingga Februari 2026, BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun untuk Perumahan Nasional
-
Pria Hanyut Terseret Arus usai Terjun ke Laut dari Jembatan Barelang Batam
-
12 Tahun BRILink Agen Dari BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Desa, Sampai ke Nusa Tenggara Barat
-
Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026