SuaraBatam.id - Sebanyak 21 Jabatan Kepala Desa di Bintan akan segera berakhir di tahun ini. Untuk mengisi kekosongan akan diadakan pilkada serentak.
Kepala DPMD Bintan Ronny Kartika mengatakan, Kabupaten Bintan memiliki 36 desa yang tersebar di 10 kecamatan.
Dari total itu, 21 desa yang ada di 9 kecamatan akan menggelar pilkades di tahun ini sebab masa jabatan kadesnya segera berakhir.
"Tahapan pelaksanaan pilkades sudah berlangsung dengan pembentukan panitia pilkades di masing-masing desa," ujar Ronny, dilansir dari Batamnews, Sabtu (19/2/2022).
Sesuai amanat Undang-undang (UU) serta Peraturan Daerah (Perda) Bintan dan Peraturan Bupati (Perbup) Bintan untuk memilih kepala desa sebanyak itu penyelenggaraannya digelar secara serentak.
"Semua perlakuannya sama, sama-sama menjadi perhatian khusus kita bersama agar penyelenggaraannya dari setiap tahapan bisa berjalan aman dan lancar," jelasnya.
Adapun desa-desa yang akan menggelar pilkades serentak di tahun ini meliputi 5 desa di Kecamatan Tambelan. Diantaranya Desa Pulau Pinang, Kampung Melayu, Batu Lepuk, Kukup dan Pengikik.
Kemudian 5 desa di Kecamatan Teluk Sebong yaitu Desa Berakit, Pengudang, Ekang Anculai, Sebong Pereh dan Sri Bintan. Lalu 3 desa di Kecamatan Bintan Pesisir terdiri dari Desa Numbing, Air Glubi, dan Mapur.
Berikutnya 3 desa di Kecamatan Mantang adalah Desa Mantang Baru, Mantang Besar, dan Mantang Lama. Lalu Desa Teluk Bakau di Kecamatan Gunung Kijang, Desa Lancang Kuning di Kecamatan Bintan Utara, Desa Kuala Sempang di Kecamatan Seri Koala Lobam, Desa Toapaya di Kecamatan Toapaya, dan Desa Pengujan di Kecamatan Teluk Bintan.
"Dijadwalkan utuk pelaksanaan pencoblosannya pada 29 September 2022," katanya.
Baca Juga: Polisi Amankan 4 Orang Terlibat Perjudian di Sintang, 1 Orang Merupakan Kepala Desa
Setelah pilkades berjalan dengan lancar. Maka tahapan selanjutnya adalah pelantikan. Jika tidak ada hambatan, pelantikan kades yang terpilih akan digelar pada pertengahan Desember 2022 mendatang.
Berita Terkait
-
Sajian Khas Imlek Tionghoa Pesisir di Bintan dan Kepulauan Riau, Mana Favoritmu?
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Penjaga Rimba Bawah Air: Iwan Winarto Pahlawan Sunyi Penyelamat Laut Bintan
-
Purbaya Cuek usai Didemo Kades soal Pencairan Dana Desa: Ditahan Buat Kopdes Merah Putih
-
Dengar 'Curhatan' Kades, Dasco: DPR Kawal Masalah Lahan dan Dana Desa
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi