SuaraBatam.id - Saat ini Kota Batam masih menerapkan status PPKM Level 1, meskipun kasus aktif Covid-19 mencapai 200 orang. Belum ada kebijakan terbaru dari pemerintah kota.
"Sementara ini biar begini saja dulu. Semua jalan seperti biasa, dan saya sudah perintahkan Satpol PP baik di tingkat kelurahan, kecamatan maupun kota untuk turun dan melakukan razia Protkes. Namun saat ini lakukan tindakan persuasif dulu," kata Wali Kota Batam. M. Rudi saat ditemui, Kamis (10/2/2022).
Rudi hanya mengimbau agar masyarakat memperketat Protokol Kesehatan (Protkes), dan menggesa vaksinasi Covid-19 hingga booster.
"Sesuai pesan Pak Presiden jangan terlalu khawatir, namun tetap waspada. Asalkan masker dan Protkes dijalankan penyebaran bisa dihentikan," lanjutnya.
Mengenai peningkatan kasus, Rudi menyoroti mengenai peningkatan dari transmisi lokal.
Menurutnya, demi memutus mata rantai penyebaran, dirinya telah mengeluarkan kebijakan peniadaan Isolasi Mandiri (Isoman), walau pasien memiliki gejala ringan.
"Berdasarkan paparan dari tenaga kesehatan, transmisi lokal kita lumayan. Dari total pasien, ada juga yang terpapar varian Omicron dengan gejala ringan. Walau begitu, apapun kasusnya kita tetap minta seluruh pasien langsung dikarantina di rumah sakit," tegasnya.
Untuk kebijakan aktivitas masyarakat, saat ini masih berjalan normal, sesuai aturan yang tertulis dalam Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2022.
Pelaku usaha masih diperbolehkan berjualan, meskipun diimbau untuk memberlakukan take away, begitu juga dengan pelaksanaan ibadah, serta pembelajaran tatap muka.
Baca Juga: Seorang Pedagang Pisang di Batam Tewas di Kamar Kos, Wajah Membiru dan Hidung Berdarah
"Saya tidak ingin masyarakat berfikir pemerintah tidak punya kepastian. Anak-anak memang penting untuk dilindungi, makanya saya ingin melihat dulu perkembagan kasus. Kalau memang dibutuhkan untuk belajar daring, nanti akan diputuskan," ujarnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
-
5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak