SuaraBatam.id - Lomba Tari Zapin memeriahkan Festival Pulau Penyengat yang dimulai Jumat (4/2) hingga Sabtu (5/2) di Pulau Penyangat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Festival tersebut diselenggarakan oleh Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang.
Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja Setiawan mengatakan lomba tari zapin Penyengat dikolaborasikan dengan budaya lagu Jawa dan tarian Melayu.
"Lomba tari zapin saat ini tidak hanya memperebutkan piala bergilir Gubernur Kepri, namun juga piala Danlantmal IV," katanya pada acara pembukaan Festival Zapin Penyengat di Balai Adat Indera Perkasa Pulau Penyengat, Jumat.
Pihaknya mengharapkan kegiatan itu dapat menambah minat masyarakat untuk memelihara budaya tari zapin. Bukan hanya pada budaya Melayu saja, melainkan juga budaya Jawa dan lainnya.
"Dengan adanya Festival Zapin Penyengat ini, diharapkan menjadi salah satu penyemangat bagi masyarakat untuk tetap melestarikan budaya tari zapin di Kepri hingga tingkat nasional, bahkan internasional," kata Dwika Tjahja Setiawan .
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengapresiasi penyelenggaraan Festival Zapin Penyengat tahun 2022 yang digagas Lantamal IV berkolaborasi dengan Organisasi Pemuda Penyengat (OPP)
Menurutnya festival tari zapin ini merupakan upaya melestarikan warisan leluhur seiring perkembangan dan pembangunan daerah, utamanya di Tanjungpinang.
"Terima kasih kegiatan ini bisa terlaksana, meskipun tetap menerapkan prokes. Ini komitmen kita bersama untuk melestarikan warisan leluhur sekaligus pemulihan ekonomi," katanya saat menghadiri pembukaan festival itu.
Baca Juga: Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Ditangkap Terkait Sabu 6,7 Kg, Terancam Dipecat Polri
Ia mengatakan semua pihak memiliki tugas mempertahankan, melestarikan, menjaga, serta mewarisi seni dan budaya lokal dengan sebaik-baiknya agar tetap hidup, dan lestari seiring dengan kemajuan zaman.
Dia mendorong khususnya generasi muda untuk berinovasi menumbuhkembangkan serta mengedepankan kearifan lokal seni budaya sebagai bagian dari budaya bangsa Indonesia.
"Dengan sinergi kita bersama, saya percaya kita bisa mempertahankan, mengangkat, serta mempromosikan produk karya seni daerah tari zapin tradisi khas Penyengat hingga ke kancah nasional, bahkan dunia," katanya.
Ajang Festival Zapin Penyengat diikuti 72 peserta dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA sederajat/umum, serta sanggar tari se- Kepri.
Kategori lomba zapin, di antaranya tari zapin Penyengat, tari gending Jalesveva Jayamahe, dan zapin kreasi garapan baru.
Selain itu, ada juga lomba foto "on the spot" yang diikuti para fotografer Tanjungpinang. (antara)
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
BRI Perkuat Kolaborasi dengan OJK, PERBANAS, dan Kemkomdigi Cegah Kejahatan Keuangan Digital
-
Viral Pria dan Wanita Ribut di Pinggir Jalan Kota Batam, Ini Kata Polisi
-
Dua Anak Pengusaha di Batam Ribut di Mal, Mantan Istri Disebut Jadi Pemicu
-
BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat