SuaraBatam.id - Satu oknum polisi berinisial ARG (39) di Kepulauan Riau, terjerat kasus narkoba. Ia ditangkap jajaran Satreskoba Polres Bintan pada, Senin (3/1/2022) di kediamannya di Tanjung Uban.
Dari hasil penelusuran, diketahui penangkapan terhadap ARG dilakukan setelah petugas berhasil mengamankan dua pelaku lainnya berinisial M dan DTP di dua lokasi berbeda.
Kedua pelaku ini diketahui diamankan di kawasan Tanjung Pinang, dan Uban dengan total barang bukti hingga 5 kilogram sabu-sabu.
Kemudian petugas melakukan pengembangan, dan mendapati nama ARG yang juga merupakan bagian dari pengawal pribadi Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
Naasnya, saat diamankan di kediamannya, ARG juga diketahui sempat membuang barang bukti.
Direktur Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Ahmad David membenarkan hal tersebut, dan saat ini ketiga pelaku telah dilimpahkan ke Direktorat Narkoba Polda Kepri saat masih dalam pengembangan.
"Masih kita kembangkan asal usul barang bukti nya dan ketiga pelaku sedang diperiksa. Namun dari salah satu pelaku merupakan oknum pengawal pribadi Gubernur Kepri Ansar Achmad," tegasnya melalui aplikasi pesan singkat, Rabu (2/2/2022).
Adapun ARH sendiri diketahui masih aktif sebagai petugas Kepolisian dan berdinas di kesatuan Brimob berpangkat Brigadir.
Tidak hanya itu, berdasarkan penelusuran diketahui ARG juga merupakan salah satu bagian dari pasukan Garuda, yang sebelumnya dikirim pada misi perdamaian.
Baca Juga: Pengawal Pribadi Ansar Ahmad Ditangkap Narkoba, Diskominfo: Tak Terkait dengan Gubernur
David menambahkan, para jaringan perdagangan narkoba merupakan pengungkapan dari satuan narkoba Polres Tanjungpinang, dan Bintan yang sebelumnya telah diamankan.
"Ini pengungkapan tangkapan satuan narkoba Polres Tanjungpinang dan Bintan yang mengamankan barang bukti berupa 10 kg sabu," tutup David
Hingga saat ini, pihak Polda Kepri masih belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pengembangan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhard juga menuturkan belum dapat membeberkan mengenai penyelidikan.
Ia hanya dapat membenarkan, bahwa ARG adalah anggota Polisi yang saat ini masih aktif.
"ARG oknum polisi yang masih aktif menjadi pengawal pribadi Gubernur Kepri Ansar Achmad," pungkasnya
Berita Terkait
-
Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Puji Operasi Kapolri Suyudi
-
Operasi Narkoba di Kampung Ambon: 7 Orang Diciduk, Positif Narkotika hingga Tenteng 15 Senjata Tajam
-
Review Film Sierra Madre: Teror Mencekam Kartel Narkoba yang Sangat Kejam!
-
Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda
-
Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV