SuaraBatam.id - Bintan masih berharap menyambut kunjungan wisman Singapura melalui konsep travel bubble, khususnya di kawasan wisata Lagoi.
Untuk itu, pemerintah setempat melalui Dinas Pariwisata telah menyiapkan kalender kegiatan pariwisata internasional tahun 2022
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Wan Rudy Iskandar menyebut beberapa kegiatan besar yang akan digelar, di antaranya Iron Man, Tour De Bintan, MetaMan, KasMarun, hingga Bintan Marathon.
"Kami sudah siapkan anggaran Rp3 miliar untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut," kata Wan Rudy Iskandar, melansir Antara, Senin.
Namu, pelaksanaan event itu masih dalam pembahasan. Salah satu pertimbangannya, kata dia, penyelenggaraan kegiatan pariwisata tahun ini tentu harus disesuaikan dengan efektivitas masuknya wisman ke Lagoi.
"Kalau Februari 2022, wisman mulai datang ke Bintan, maka Maret 2022 iven pariwisata sudah bisa digelar," ujarnya.
Lanjutnya menyampaikan rangkaian kegiatan pariwisata 2022 bakal digelar dengan protokol kesehatan ketat, mengingat penyebaran pandemi COVID-19 masih terus terjadi.
Pihaknya akan membatasi jumlah peserta yang akan berpartisipasi dalam setiap kegaitan.
Jika sebelum pandemi, kapasitas peserta mencapai 2.000 orang, namun dengan kondisi COVID-19 sekarang akan dibatasi hanya 500 orang.
Baca Juga: Suasana Jalur Wisata Puncak saat Libur Imlek
"Pelan-pelan saja dulu. Jangan langsung tancap gas, apalagi sudah dua tahun ke belakang tak ada kegiatan pariwisata sekelas internasional di Bintan," ujar dia.
Ia optimis sektor industri pariwisata di daerah itu mulai berangsur pulih 2022, seiring dibukanya akses kunjungan wisman Singapura ke Lagoi Bintan dan Nongsa Batam dengan skema travel bubble (gelembung perjalanan) mulai 24 Januari 2022.
Secara regulasi, lanjutnya, Pemkab Bintan sudah sangat siap menerima kunjungan wisman.
"Harapannya travel bubble antara Batam, Bintan dan Singapura segera terealisasi, sehingga dunia pariwisata kembali bergairah," Ujar Wan Rudy.
Berita Terkait
-
Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia
-
Bus Tingkat Wisata dan Shuttle Baru Resmi Beroperasi, Ini Jadwal dan Rutenya
-
Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
-
Menyambangi Gua Hira, Ruang Sunyi di Puncak Jabal Nur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar