SuaraBatam.id - Kapal cepat SB Mitra Bahari yang melayani rute Pulau Sedanau menuju Desa Binjai, Natuna, terhenti di perairan Binjai, Senin (31/1/2022).
Beruntung, seluruh penumpang kapal dapt dievakuasi menggunakan perahu nelayan Desa Binjai yang mengetahui kejadian tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Natuna, Allazi menyebutkan, kejadian itu disebabkan surutnya air di wilayah Perairan Binjai, sehingga menyebabkan kapal yang mengangkut penumpang hingga 60 orang lebih tersebut kandas.
“Ini bukan kelalaian nahkoda maupun ABK, melainkan keadaan air laut surut sehingga menjadi kandas," ucap Allazi.
Dari kejadian ini, pihak Dishub Natuna akan segera mengkaji ulang, terkait pasang surut air yang saat ini terjadi di perairan Binjai, sehingga pelayanan transportasi di Sedanau-Binjai yang sejauh ini menjadi andalan masyarakat Natuna bisa kembali normal.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun demikian sebagian penumpang masih merasa syok setelah dievakuasi menggunakan perahu nelayan setempat.
Berita Terkait
-
Polemik Laut China Selatan Kini Jadi Perang Dingin Digital, Bagaimana Nasib Natuna?
-
Polemik Laut China Selatan Masuki Babak Baru Lewat Perang Propaganda Digital, Bagaimana Indonesia?
-
Petualangan Anak Natuna, Kisah Tiga Detektif Cilik Menangkap Penjahat
-
Siapa Cen Sui Lan? Bupati Natuna yang Kekayaannya Melesat dari Rp1 M Jadi Rp293 M dalam Setahun
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar