SuaraBatam.id - Kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno ke Batam, Jumat (21/1/22) dalam rangka meninjau kesiapan Kepulauan Riau menjelang akan diberlakukannya travel bubble.
Terutama untuk kawasan wisata yang ada di Nongsa Kota Batam dan Lagoi Kabupaten Bintan.
Dikutip dari kepriprov, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, menyampaikan kepada Menpar bahwa kondisi sektor pariwisata di Kepri selana 2 tahun belakangan benar-bebar telah mengalami keterpurukan karena covid-19.
"Kemudian kita coba berbuat yang terbaik di Kepri dengan membuka ivent-ivent yang bisa meningkatkan kunjungan pariwisata yang ada," jelas Gubernur.
Kata Ansar, pemprov Kepri menjadi satu-satunya provinsi yang menyiapkan vaksin booster untuk pelaku pariwisata dengan total di Lagoi pada launching beberapa minggu yang lalu dilakukan kepada sebanyak 1.000 orang dan di Nongsa sebanyak 500 orang.
Totalnya terdapat sekitar 6.500 pekerja wisata, keluarga dan masyarakat di sekitar area wisata Lagoi dan Nongsa yang akan di vaksin booster hingga 25 Januari besok.
Mendengar pemaparan singkat Gubernur Kepri tersebut, Menpar dan Ekraf RI Sandiaga Uno menyemangati Gubernur dan jajarannya untuk tetap memberikan yang terbaik untuk Kepri dan masyarakat.
"Kita akan membuka travel bubble, membuka pelabuhan yang ada di Batam dan kita bangkitkan lagi ekonomi di Kepri, pokoknya Kepri harus siap untuk bangkit. Kita thau di Kepri ini wisatawan terbanyak setelah Provinsi Bali," ujar Sandiaga Uno.
Kata Gubernur, program travel bubble ini diyakini sangat efektif untuk bisa mengembalikan geliat dunia wisata yang selama pandemi cenderung murung.
Baca Juga: Minibus Rute Batuaji Terguling di DAM Muka Kuning
"Saya selalu katakan bahwa 2022 ini merupakan momentum bagi Kepri untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi. Selama ini dunia pariwisata adalah sektor yang paling terdampak akibat pandemi covid-19. Oleh sebab itu, melalui travel bubble diharapkan dunia pariwisata Kepri bisa bangkit lagi," kata Ansar.
Didampingi langsung oleh Gubernur Kepri, dari Bandara Hang Nadim, Kemenpar dan rombongan langsung menuju Nongsa untuk meninjau langsung kondisi wisata di Nongsa Marina & Resort.
Selanjutnya, sesuai agenda bahwa selama di Kota Batam Kemenpar bersama Gubernur Kepri serta rombongan juga melakukan peninjauan Batam Tourism Polytechnic, kemudian dilanjutkan dengan sholat Jumat di Masjid Jabal Arafah Batam. Dan usai shalat Jumat, dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama di HarbourBay.
Selesai agenda kegiatan di Kota Batam, Kemenpar nyeberang ke Pulau Bintan untuk meninjau kondisi wisata yang ada di kawasan Lagoi, Bintan.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Kegagalan Menuju Sapta Abdi Praja, Charina Anggie Simbolon Wujudkan Mimpi Sang Ayah
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian
-
Viral Raffi Ahmad Datangi Orozon di Batam, Siapa Pemilik Usahanya?
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant