SuaraBatam.id - Pasca kebakaran di ruang Fraksi Partai Hanura Gedung DPRD Batam, aliran listrik diputus sementara pada Selasa (11/1/2022).
Pemutusan litrik itu membuat aktivitas di gedung DPRD itu terhambat. Kondisi dalam gedung terlihat gelap dan pintu sejumlah ruangan terlihat terbuka.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam, Azman mengatakan, untuk memastikan arus listrik benar-benar aman, pihaknya menyerahkan hal itu ke PLN.
"Nanti PLN yang memastikan apakah listrik di sini sudah bisa dihidupkan atau belum. Tapi ini sifatnya hanya sementara," katanya.
Lanjut dia, peristiwa tersebut kini diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diselidiki.
"Yang penting, kejadian ini tidak ada korban jiwa. Hanya satu ruangan saja yang terbakar," kata Azman, Selasa (11/1/2022).
Dalam peristiwa ini, empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Si jago merah baru padam setelah petugas PBK dibantu pegawai DPRD Batam berjibaku sekira 30 menit.
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Waspada Hujan Petir di Tanjungpinang, Senin 25 Mei 2026