SuaraBatam.id - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan operasi pasar program Pemerintah 11 juta liter minyak goreng sedang dipersiapkan untuk Batam.
“Dua hari lalu baru diserahkan database, untuk dikirimkan ke seluruh Indonesia,” ujar Gustian, Sabtu (8/1/2022).
Diketahui program minyak goreng murah itu dikeluarkan untuk menekan harga minyak goreng yang naik signifikan pada akhir tahun 2021.
Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riau sudah menunjuk satu perusahaan distributor di Batam sebagai penyedia minyak goreng murah untuk operasi pasar tersebut.
“Nama perusahaannya saya lupa, yang penting sudah ada ditunjuk, sehingga operasi pasar minyak goreng bisa dilaksanakan dalam waktu dekat,” jelasnya.
Gustian memperkirakan operasi pasar minyak goreng murah dapat dilaksanakan pekan depan, jika tidak ada hambatan. Ia mengakui operasi pasar tersebut memang tertunda cukup lama, alasannya karena perusahaan penyedia belum ditunjuk.
“Nah sekarang sudah ditunjuk, jadi minggu depan bisa clear, jadi mudah-mudahan bisa diatasi persoalan bantuan pemerintah ini,” kata dia.
Sebelumnya Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mengatakan 11 juta liter minyak goreng diperuntukan bagi masyarakat melalui operasi pasar. Bantuan tersebut berupa minyak goreng kemasan sederhana dengan harga Rp 14 ribu per liter.
Pemerintah akan menggunakan instrumen subsidi yang berasal dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit.
Baca Juga: Polisi Batam Masih Mencari Pemesan PMI Ilegal di Malaysia
Harga minyak goreng saat ini mengalami kenaikan karena dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dunia yang naik menjadi USD1.340/MT. CPO yang merupakan bahan baku minyak goreng.
Berdasarkan pantauan Kementerian Perdagangan per 3 Januari 2022, harga minyak goreng curah tercatat sebesar Rp17.900 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp18.500 per liter dan minyak goreng premium seharga Rp20.300 per liter.
Berita Terkait
-
7 Cara Membuang Minyak Goreng Bekas yang Benar, Jangan Asal Tuang ke Wastafel
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak
-
Pemukulan Siswa di Batam, Orang Tua Korban Ngaku Diintimidasi Lapor Polisi
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional