SuaraBatam.id - Vaksin Sinovac dan Zifivac buatan China sudah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Untuk itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI, Amirsyah Tambunan mengajak seluruh umat islam di Indonesia untuk melaksanakan vaksinasi covid-19 menggunakan vaksin halal.
"Ada dua fatwa MUI yang berkaitan dengan vaksin, yaitu pertama vaksin yang disebut dengan Sinovac yang halal dan thoyib. Dan yang kedua adalah Fatwa nomor 53 Tahun 2021 tentang Zivifak yang halal dan suci," ungkap Amir, dikutip dari wartaekonomi Jumat, 7 Januari 2022.
Menurut Amir, penggunaan vaksin halal itu dikutipnya dari perintah Allah dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 168 yang berbunyi "Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu."
"Saya mengajak untuk menggunakan vaksin yang halal dan toyib. Semoga dengan melalui vaksin ini kita mampu menciptakan Herd Immunity atau kekebalan kelompok dalam rangka untuk menjaga, memelihara kesehatan, karena kita yakin bahwa jika ummat sehat maka bangsa kita akan kuat. Jika ummat terjaga terpelihara dari bahaya virus Covid 19, maka ummat dan bangsa ini akan mampu membangun kesehatan, kesejahteraan, untuk kedaulatan bangsa.," tegas Amir.
Terakhir, Amir mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk patuh terhadap protokol kesehatan, terutama karena pandemi Covid-19 belum usai, serta ditambah pula dengan munculnya varian baru Omicron di Indonesia.
"Majelis Ulama Indonesia mengajak semua pihak untuk tetap menjaga protokol kesehatan, karena pandemi belum selesai apalagi ada varian baru yang disebut vasian omicron. Dan karena itu kita terus berikhtiar untuk melakukan protokol kesehatan dengan tertib, disiplin, dan yang selanjutnya kita secara terus menerus, secara intensif, untuk menyelenggarakan vaksin," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI
-
BPJPH Tentukan Status Halal Rokok dan Vape Lewat Audit dan Isbat Fatwa MUI
-
MUI Soroti Cukai Rokok: Negara Dapat Pemasukan, Tapi Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan?
-
Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina
-
Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi
-
Warga Nongsa Unjuk Rasa, Protes Air Rumah Mati Tapi di Data Center Mengalir
-
Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi
-
Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi