SuaraBatam.id - Ratusan warga Malaysia terserang Covid-19 varian Omicron. Tercatat sebanyak 123 kasus positif. Informasi itu disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM), melalui Menteri Kesehatan, Khairy Jamalludin, Kamis (6/1/2022).
Sementara diketahui, kasus Omicron tersebut berasal dari beberapa negara yang didominasi timur tengah.
Dengan rincian, dari data pertama yang masuk dari 123 tersebut, sebanyak 44 kasus merupakan penularan impor dengan rincian sebanyak 29 kasus dari Arab Saudi, lima kasus dari Uni Emirat Arab (UAE), lima kasus dari Kazakhstan, tiga kasus dari Inggris, satu kasus dari Amerika Serikat dan satu kasus dari dari Tanzania.
"Tes WGS atas sampel-sampel yang menunjukkan kemungkinan varian Omicron masih dijalankan dan KKM akan memberi perkembangan terkini berhubungan konfirmasi varian Omicron dari waktu ke waktu," katanya.
Sedangkan berdasarkan data kedua yang masuk disela-sela penyelenggaraan jumpa pers, IMR juga telah mengkonfirmasi 72 lagi kasus positif COVID-19 dengan varian Omicron dan 59 di antaranya adalah dari Arab Saudi.
"Perincian lanjut mengenai keputusan terbaru ini akan diumumkan oleh KKM dalam waktu dekat," katanya.
Pada kesempatan yang sama Khairy juga melaporkan tujuh kasus positif COVID-19 penularan lokal di Sarawak yang telah dikonfirmasi sebagai varian Omicron oleh Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS).
Dengan keputusan-keputusan terbaru ini, ujar dia, jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 yang terdeteksi varian Omicron di Malaysia adalah sebanyak 245 kasus.
Dari jumlah tersebut 233 kasus merupakan penularan impor dari luar negeri manakala 12 kasus lagi merupakan penularan setempat. Dari keseluruhan kasus varian Omicron yang dilaporkan sebanyak 157 kasus (64.08 persen) merupakan jamaah umrah.
Baca Juga: 3 WNI Ditangkap di Lokasi Prostitusi Rumah Merah Malaysia, KBRI Ucap Istighfar
Berita Terkait
-
KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
-
3 Negara Tetangga Menjerit! Kebakaran di Indonesia Hasilkan 23 Juta Metrik Ton Emisi Karbon
-
Malaysia Tetapkan Darurat Kabut Asap, Begini Curhatan Warga Serawak: Jangan Lockdown
-
Omnibus Law Plus untuk Selesaikan Persoalan Pekerja Migran Indonesia
-
Aktivis Malaysia Demo KBRI KL, Tuntut Indonesia Buka Data Perusahaan Sawit Biang Kebakaran Hutan
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis