SuaraBatam.id - Sebanyak 8 jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) korban kapal tenggelam di Malaysia tiba di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), sudah tiba di Batam Selasa (4/1/2021).
Jenazah tersebut di repatriasi di Batam dan sebelumnya telah melewati proses identifikasi oleh pihak kepolisian maupun imigrasi Malaysia.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhart dalam konferensi pers di RS Bhayangkara mengatakan bahwa ini kali kedua repatriasi dilakukan.
Tahap kedua ini, 8 jenazah dipulangkan ke tanah air. Dari jenazah-jenazah tersebut, didominasi warga Nusa Tenggara Barat (NTB) dan ada 1 orang dari Jawa Timur.
"Masih ada 3 jenazah di Malaysia. Namun belum dapat dilakukan indentifikasi mengingat belum ada data pembanding yang dijadikan acuan pihak otoritas Malaysia," ujar Harry.
Ia menambahkan jika proses penyidikan terus berlanjut. Dari kejadian itu pula, sudah dilakukan penangkapan 3 orang yang diduga kuat yang bertanggungjawab atas pengiriman PMI ilegal tersebut.
Repatriasi warga Indonesia kedua di Johor Baru, Malaysia. Proses repatriasi tahap dua sebanyak 8 jenazah WNI. Telah dilakukan proses identifikasi oleh polisi Malaysia dan imigration.
Sementara pihak Satgas BP2MI akan memulangkan jenazah setelah proses autopsi. Hari ini dipulangkan kembali ke kampung halaman masing-masing.
Baca Juga: Pemerintah Malaysia Ngamuk, Banyak Warganya Yang Main TikTok Saat Bencana Banjir
Berita Terkait
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar