SuaraBatam.id - Tujuh kabupaten/kota se-Kepri, tercatat capaian vaksinasi lansia dosis satu tertinggi di Kota Tanjungpinang, yaitu sebesar 85,36 persen, disusul Kota Batam 82,27 persen, Kabupaten Lingga 79,88 persen, Kabupaten Natuna 71,34 persen, Kabupaten Karimun 65,75 persen, Kabupaten Bintan 62,19 persen, dan Kabupaten Kepulauan Anambas 57,61 persen.
"Khusus Kabupaten Anambas, harus kerja lebih keras. Karena capaian vaksinasi masih rendah, di bawah 60 persen," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kepri Mochammad Bisri di Tanjungpinang, Senin, dikutip dari antara.
Sementara, secara umum capaian vaksinasi Covid-19 lansia di Kepulauan Riau untuk dosis satu sudah mencapai 75,58 persen atau 65.855 orang dan dosis dua 57,68 persen atau 50.257 orang.
"Target lansia dosis satu tersisa 21.273 orang, dan dosis dua 36.871 orang," kata dia.
Bisri menyatakan vaksinasi bagi lansia menjadi indikator asesmen atau penilaian bagi penetapan level PPKM di daerah.
Pemerintah pusat akan menurunkan level bagi daerah yang sudah mencapai vaksinasi lansia di atas 60 persen.
"Kita ingin semua daerah di Kepri dapat segera masuk PPKM level satu, apalagi sekarang kasus harian COVID-19 sudah jauh menurun, tersisa hanya 6 orang," ujarnya.
Ansar juga mengingatkan tentang pentingnya capaian vaksinasi lansia, sebab pemerintah pusat mewacanakan tidak akan memberikan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun bagi daerah yang belum mencapai target 60 persen vaksinasi lansia.
"Oleh karena itu, daripada masyarakat menyalahkan pemerintah karena tidak memenuhi syarat, maka kita harus terus mengejar bersama target vaksinasi lansia ini," tuturnya.
Baca Juga: Hari Ini Buruh di Batam Kembali Demo Besar-besaran
Ia turut menginstruksikan kepada kepala daerah di Kepri untuk melaksanakan vaksinasi lansia secara khusus tanpa mencampurkan agenda vaksinasi tersebut dengan kalangan lain, seperti masyarakat umum dan lainnya.
Sementara itu, berdasarkan data Satgas COVID-19, total capaian vaksinasi masyarakat umum di Kepri untuk dosis satu sudah 93,18 persen atau 1.473.201 orang, dosis dua 74,96 persen atau 1.185.094 orang, dan dosis ketiga 0,84 persen atau 13.322 orang.
Berita Terkait
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas