SuaraBatam.id - Pemerintah Kepulauan Riau (Kepri) berupaya mengantisipasi penyebaran Varian Omicron atau B.1.1.529 di wilayah itu setelah muncul dua kasus baru di Singapura.
Caranya, memperketat pengawasan dan pemeriksaan kesehatan di pintu keluar masuk pelabuhan internasional di Batam.
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau tetap mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sebagai antisipasi COVID-19 Varian Omicron atau B.1.1.529.
"Untuk saat ini, upaya mencegah diri kita agar tidak tertular Varian Omicron dengan cara melindungi mata, mulut dan hidung kita dengan masker medis," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis (02/12), dikutip dari kepriprov.
Ia menjelaskan bahwa imun tubuh masyarakat yang meningkat setelah divaksin dua kali ternyata tidak mempengaruhi Omicron.
Virus itu tetap menimbulkan gejala dan mengancam nyawa orang, meski orang yang terinfeksi virus itu sudah divaksin dua kali.
"Para ahli menyaksikan efektifitas vaksin saat virus itu menginfeksi orang," ujarnya.
Karena itu, menurut dia cara yang paling efektif untuk mencegah virus itu masuk ke dalam tubuh yakni gunakan masker medis secara benar, dan hindari keramaian.
"Kami imbau masyarakat untuk euforia yang berlebihan dengan kasus aktif COVID-19 yang terus menurun. Tetap konsisten terapkan protokol kesehatan agar tidak tertular COVID-19 dan varian-varian lainnya yang bermutasi dari virus itu," imbaunya, yang juga mantan Kadis Kesehatan Kepri.
Menurut dia, Pemerintah Kepri terus mengikuti perkembangan Omicron. Penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan itu, cukup cepat. Bahkan sejak beberapa hari lalu, Omicron sudah masuk ke Singapura.
"Ada dua orang di Singapura yang tertular virus itu," ucapnya.
Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, kasus aktif di Kepri berjumlah 10 orang, yang tersebar di Batam 7 orang, Tanjungpinang 2 orang dan Karimun satu orang.
Berita Terkait
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
-
Ariana Grande Idap Salah Satu Virus Mematikan, Mendadak Batal Hadiri Acara
-
Kasus TBC di Jakarta Capai 49 Ribu, Wamenkes: Kematian Akibat TBC Lebih Tinggi dari Covid-19
-
Anggaran Daerah Dipotong, Menteri Tito Minta Pemda Tiru Jurus Sukses Sultan HB X di Era Covid
-
Korupsi Wastafel, Anggota DPRK Aceh Besar jadi Tersangka usai Polisi Dapat 'Restu' Muzakir Manaf
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar