SuaraBatam.id - Kecamatan Kundur Utara Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) panen raya, Sabtu (27/11). Daerah itu berhasil menanam cabai merah dari penerapan teknologi program produksi lipat ganda (Pro Liga).
Teknologi Pro Liga merupakan paket teknologi yang terdiri atas beberapa komponen teknologi yang dirangkai sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas cabai merah hingga 20 ton/ha.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat mengikuti panen raya, menjelaskan kebutuhan cabai merah di Kabupaten Karimun dalam seminggu mencapai 11 ton. Sementara produksi cabai merah di Karimun hanya mampu 4,5 ton.
"Untuk itu perlu dikontrol demand dan supply bukan hanya soal tanam dan panen yang diurus tetapi juga harus dihitung kebutuhan yang diperlukan sehingga produksi cabai merah tetap terjaga dengan harga yang tetap kompetitif," jelas Ansar Ahmad.
Mengingat Pulau Kundur cukup produktif dari segi hasil pertanian, untuk itu perlu digagas upaya menjadikan Kundur sebagai lumbung pertanian di Kepulauan Riau.
"Kita ingin beberapa wilayah di Kepri punya komoditas unggulan. Termasuk Kundur ini yang cukup bagus untuk produksi hasil-hasil pertanian dan tanaman pangan," katanya dikutip dari kepriprov.
Kata Ansar Ahmad berbagai program pemerintah sedang digalakkan untuk mendorong peningkatan produksi hasil pertanian.
Tidak hanya program pro liga, saat ini pemerintah juga memberikan sertifikat Prima Tiga untuk produk sayur dan buah untuk kualifikasi bisa ekspor dan masuk dalam pasar super market dan swalayan.
Dukungan BI
Baca Juga: Satu Warga Kundur Jadi Tersangka Pembakaran Lahan Gambut 80 Ha
Penerapan teknologi pro liga pada tanaman cabai merah ini juga mendapat dukungan penuh Bank Indonesia. Hal ini dikarenakan cabai merah merupakan salah satu bahan pangan yang berpengaruh besar terhadap fluktuasi angka inflasi.
"Bank Indonesia tidak hanya mengurus ekonomi secara makro tetapi juga hal-hal yang mikro seperti soal cabai ini," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Musni Hardi K Atmaja.
Bank Indonesia sendiri khusus untuk Kundur Utara telah melakukan pembinaan terhadap empat kelompok tani cabai merah dengan lahan garapan seluas 4 hektare.
"Hasilnya cukup bagus. Insyaa Allah sebulan lagi panen raya. Kita harapkan produksinya memuaskan," tambah Husni.
Berita Terkait
-
Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg
-
Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Keriting Melonjak, Bawang Turun
-
Harga Cabai Merah Besar Melonjak Hampir 75 Persen, Beras hingga Minyak Goreng Ikut Naik
-
Harga Pangan Kembali Naik, Cabai Merah Besar Melonjak Hampir 19 Persen
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen