SuaraBatam.id - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri H Muhammad Bisri di Tanjungpinang, Kamis (25/11) mengatakan penanganan Covid-19 di daerah itu semakin membaik.
Hal itu dilihat dari tren menurunnya angka kasus dan penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri.
"Baik itu pada proses pelacakan, deteksi survelian, hingga pencegahan di pintu-pintu masuk baik itu di Pelabuhan dan Bandara di Provinsi Kepri," ujar Bisri dikutip dari kepriprov.
Lanjut Bisri, proses tracking bagi yang kontak erat penderita juga berjalan maksimal.
"Saat ini Kepri masuk sebagai daerah dengan indikator penanganan Covid-19 terbaik dan terpenuhi," tegas Bisri.
Kata dia, pelayanan di sejumlah rumah sakit juga sudah berjalan sesuai prosedur.
"Juga kita lihat perilaku masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan sudah semakin baik dan sadar," ujar Bisri.
Lanjut dia, upaya vaksinasi juga memberikan dampak positif terhadap perkembangan virus Covid-19 di Kepri.
Bahkan, berkat hal itu, membuat Kepri bisa lolos dari ancaman penyebaran virus Covid-19 varian Delta yang dianggap membahayakan.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca di Kepri Hari Ini, 26 November: Waspada Gelombang Tinggi di Natuna
“Kita berutung pakai berbagai macam varian. Seperti di Astrazeneca 39 persen, Sinovac, 49 persen, dan sisanya Moderna dan Pfizer. Karena itu, varian delta di Kepri sudah hilang,” tutur Bisri Kembali.
Namun begitu,tegas Bisri tetap memperingatkan masyarakat untuk waspada dan menerapkan protokol kesehatan.
Berita Terkait
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda