SuaraBatam.id - Sinetron “Ikatan Cinta” mampu bertahan di layar kaca hingga 1 tahun. Sinetron ini sempat mencapai rating tertinggi dan menjadi perbincangan netizen.
Namun, peringkat tersebut diketahui mengalami penurunan. Hal itu diketahui dari postingan Amanda Manopo baru-baru ini.
Dikutip dari herstory, ia menyampaikan bahwa rating “Ikatan Cinta”sudah tak seperti dulu dan belakangan semakin sering mengalami kemerosotan.
Dikutip dari Herstory, di awal-awal kehadirannya "Ikatan Cinta" kerap memecahkan rekor. Pada dua bulan pertama penayangannya, sinetron tersebut kokoh di peringkat pertama dengan TVR 15,2 dan audience share 54,2 persen untuk target penonton upper middle.
Namun belakangan ini peforma ratingnya kian merosot. Hanya dalam kurun 1 bulan, raihan ratingnya terkoreksi hingga 3,8. Pada penayangan 7 Oktober 2021, "Ikatan Cinta" mengumpulkan TVR 12,6 dengan audience share 45,6 persen.
Sedangkan pada penayangan Minggu (7/11), TVR menyusut menjadi 8,8 dan audience share 34,6 persen. Episode hari sebelumnya, lebih kecil lagi 8,2 dengan share 37,9 persen. Bukan tidak mungkin bulan depan terkoreksi lebih dalam lagi ke angka 5.
Meski begitu, sinetron yang juga dibintangi Arya Saloka tersebut masih menduduki peringkat pertama di tangga rating. Kendati demikian, ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab "Ikatan Cinta" mengalami penurunan peforma rating.
Salah satunya adalah soal anti klimaks dalam ceritanya. Yang mana kini Elsa (Glenca Chysara) sudah dijebloskan di penjara sebagai pembunuh Roy dan Reyna (Fara Shakila) sebagai anaknya Nino (Evan Sanders) telah terungkap. Lantas konflik baru yang dihadirkan tak lagi mampu mengangkat peformanya mengingat sinetron ini juga sudah bertahan hingga setahun.
Selain itu, penambahan beberapa karakter baru terkesan dipaksakan. Irvan Pratama (Oka Antara), om Andini Karisma Putri kenapa baru muncul setelah 29 tahun? Kemana saja sebelumnya? Misi balas dendam Irvan Pratama kepada keluarga Alfahri, Mama Sarah (Natasha Dewanti), dan Elsa tak berdasar.
Baca Juga: Semakin Diminati, Sinetron 'Buku Harian Seorang Istri' Tembus 400 Episode
Berita Terkait
-
Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating
-
Disentil Dokter Tirta dan Dokter Gia, Mengapa Adegan Medis Sinetron Kita Kerap Abaikan Riset?
-
Purbaya Buktikan RI Masih Dipercaya Dunia, Aliran Modal Asing Masuk Tembus Rp 140,6 Triliun
-
ANTV Gandeng Netflix Hadirkan Jodoh Wasiat Bapak Reborn dengan Sinematik yang Lebih Mencekam
-
Prabowo: Bukan Kata Saya, Ini Penilaian S&P soal Ekonomi Indonesia
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI