SuaraBatam.id - Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Senin (15/11) mengatakan pemerintah Provinsi Kepri siap melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia usia 6 hingga 11 tahun.
Rencana tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2022.
"Insyaallah, tahun 2022 pemerintah pusat telah mencanangkan bakal melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun, kita harap Kepri dapat menjadi salah satu daerah pelopor pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak tersebut," ujar dia, dikutip dari Kominfo Kepri.
Tjetjep mengingat salah satu syarat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun tersebut adalah capaian vaksinasi Covid-19 bagi lansia mencapai 60 persen.
"Alhamdulillah, di Kepri kita sudah mencapai 70 persen lebih, sehingga kita yakin Kepri dapat menjadi daerah yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun di tahun depan,'' tegas Tjetjep.
Dikatakan Tjetjep, untuk vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun ini juga nantinya memakai vaksin Covid-19 bermerek Sinovac.
Mengingat vaksin tersebut memiliki efek yang lebih ringan dibandingkan vaksin Covid-19 lainnya.
"Dan pastinya nanti vaksinasi Covid-19 bagi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun tersebut dilaksanakan dengan didampingi oleh orang tua anak masing-masing," jelas Tjetjep.
Baca Juga: Kepri Siapkan Rp2 Miliar untuk Promosi Wisata dan Famtrip
Berita Terkait
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar