SuaraBatam.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad optimis proyek pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) mulai dikerjakan pemerintah pusat pada tahun 2022.
Dikutip dari kominfo Kepri, Ansar menegaskan proyek tersebut mendapat sokongan dari Presiden Joko Widodo.
Kata dia, Pemerintah ingin mengembangan perekonomian di Batam dan Pulau Bintan (Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang).
"Kami intensif melakukan rapat. Juni 2022, mudah-mudahan pembangunan Jembatan BABIN mulai dilaksanakan," ujarnya seusai meresmikan Studio Mini TVRI di Kompleks Perkantoran Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kepri, di Tanjungpinang, Selasa (09/11).
Selama ini, kata dia perekonomian di Batam tumbuh pesat sebagai kota industri dengan penduduk yang cukup padat. Bahkan lebih 60 persen penduduk di Kepri tinggal di Batam.
Selain itu, pembangunan Jembatan BABIN merupakan proyek penyatuan dua pulau, yang diharapkan memajukan seluruh sektor strategis.
"Transportasi darat menjadi pilihan penduduk di Pulau Bintan untuk berangkat ke Batam maupun sebaliknya," ucapnya.
Ansar mengemukakan keseriusan pemerintah daerah mendorong agar Jembatan BABIN segera terealisasi dibuktikan dengan penyediaan anggaran untuk pembebasan lahan, salah satunya di Kelurahan Tanjungpermai, Kecamatan Sri Kuala Lobam, Bintan.
Anggaran sebesar Rp50 miliar telah dialokasi dalam APBD Perubahan tahun 2021 untuk pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Jembatan BABIN. Pemprov Kepri juga telah membentuk tim untuk membebaskan lahan tersebut.
Baca Juga: Ingin Ekspor Hasil Pertanian Kepri, Ansar Ahmad Lakukan Pembinaan Para Petani
"Akhir tahun ini kami segera membebaskan lahan yang dibutuhkan. Mudah-mudahan tidak ada kendala," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset