SuaraBatam.id - Bersin gejala alami dari tubuh yang terkadang tak dapat tertahankan. Saat bersin sangat disarankan untuk tidak menahannya.
Biasanya penyebab bersin tidak berbahaya, namun juga bisa menjadi indikator gejala penyakit tertentu.
Namun tahukah Anda, menahan bersin adalah hal yang tidak disarankan?
Spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan di University Hospitals of Leicester NHS Trust memperingatkan bahwa menghentikan bersin dengan memblokir lubang hidung dan mulut adalah manuver berbahaya dan harus dihindari.
Sebagian besar efek samping yang umum dari menahan bersin memang menyakitkan, tetapi tidak mengancam jiwa.
Dokter memperingatkan bahwa seseorang bisa berakhir dengan gendang telinga yang pecah jika menutup hidung saat bersin.
Sebab, udara yang mencoba keluar melalui hidung akan dialihkan ke tabung yang menghubungkan telinga dan gendang telinga.
"Ini dapat menyebabkan banyak komplikasi, seperti terperangkapnya udara di dada di antara kedua paru-paru, gendang telinga berlubang, dan bahkan pecahnya aneurisma serebral, yang merupakan pembuluh darah yang menggelembung di otak," ujarnya dikutip dari Mirror UK.
Sementara gendang telinga yang pecah bisa membuat Anda kehilangan pendengaran, ada juga potensi infeksi telinga yang parah untuk berkembang.
Baca Juga: Dokter Sarankan Tidak Menahan Bersin, Ini Alasannya
Bersin mendorong keluar apa pun di hidung yang seharusnya tidak ada, sehingga dengan sengaja menahan dan menutup rapat hidung saat Anda bersin, kuman-kuman itu bisa berakhir di telinga dan menyebabkan infeksi.
Karena alasan tersebut, bersin sebaiknya jangan ditahan. Agar aman, saat bersin Anda bisa mengambil tisu untuk menutupi hidung dan mulut agar cairan tidak tersebar. Jika tidak ada tisu, bersin di lekukan siku lebih disarankan.
Berita Terkait
-
Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Langkah yang Bicara: Kisah Fai dan Perjuangan Membangun Ruang Inklusi
-
Good Gesture: Cara Kreatif Ajarkan Literasi Keuangan ke Teman Tuli
-
Silang.id: Komunitas yang Menghapus Batas Komunikasi antara Tuli dan Dengar
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Posko Pengaduan SPMB 2026 di Batam Resmi Dibuka
-
Dana Belum Cair, Puluhan SPPG di Batam Tutup Operasional
-
Detik-detik Kapal Pesiar Mewah Terbakar di Marina Sentosa Cove Singapura
-
MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura: 9 Awak Kapal Selamat, 107 Kontainer Hanyut
-
Video Pocong Bawa Parang di Batu Aji Ternyata AI, Dibuat Anak Bawah Umur