SuaraBatam.id - Facebook baru saja mengganti nama dengan Meta. Namun, pergantian nama tersebut ternyata tidak berjalan mulus.
Facebook baru-baru ini harus tersandung kasus hukum dan dituntut karena penggunaan nama Meta itu. Ternyata nama Meta sudah digunakan oleh perusahaan lain.
Atas hal itu Facebook dituntut Rp 286 miliar karena penggunaan nama yang sama itu.
Nama Meta digunakan oleh sebuah startup asal Arizona, Amerika Serikat yaitu Meta PC. Perusahaan ini memasarkan perangkat komputer, laptop dan software untuk gamer.
Dilansir dari The Verge, perusahaan Meta PC ini dilaporkan telah beroperasi selama lebih dari satu tahun. Perusahaan ini bahkan telah ada sebelum Facebook secara resmi mengganti nama perusahaan.
Tidak hanya itu, Meta PC bahkan sudah mendaftarkan merek dagang perusahaan tersebut pada bulan Agustus 2021 lalu. Sayangnya, permintaan ini masih belum diterima secara resmi.
CEO Meta PC, Zack Shutt mengaku baru mengetahui pergantian nama Facebook ke Meta ini pada beberapa waktu lalu.
Zack Shutt dan perusahaan akan merelakan nama 'Meta' ke Facebook, jika pihak tersebut membayar 20 juta dolar AS atau setara Rp 286 miliar.
Karena merupakan perusahaan kecil, tidak dapat dipungkiri jika Meta PC akan kesusahan untuk melawan Facebook dari segi hukum guna memperebutkan nama perusahaan tersebut.
Baca Juga: Investor Ini Sebut Rencana Metaverse Facebook Ide yang Buruk
Meskipun begitu, Meta PC akan terus berusaha untuk memperebutkan nama yang selama beberapa waktu belakangan ini digunakan oleh perusahaan tersebut.
Sampai artikel ini dibuat, masih belum ada konfirmasi apapun dari Facebook mengenai nama Meta yang ternyata membuat perusahaan ini kena tuntutan Rp 286 miliar dari Meta PC.
Berita Terkait
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
Meta Punya Fitur Baru, Perketat Akun Remaja Instagram, Konten Dewasa dan Bahasa Kasar Kini Dibatasi
-
Meta Tambah Fitur Keamanan Iklan di Threads, Pengiklan Kini Bisa Blokir Konten Sensitif
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?
-
WhatsApp Luncurkan Obrolan Incognito dengan Meta AI, Fitur Chat Privat, Tak Bisa Diakses Siapa Pun
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemuda Putus Cinta di Batam Bacok Tangan Sendiri, Ngaku Dibegal Biar Mantan Kasihan
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi
-
Cemburu Pacar Digoda, Pria Siram Air Keras ke Warga di Sagulung Batam
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang