SuaraBatam.id - Untuk memudahkan masyarakat Kepulauan Riau mendapatkan data statistik, Badan Pusat Statitik (BPS) Kepulauan Riau meluncurkan sebuah aplikasi bernama Warung Gurindam.
Kepala BPS Kepri, Agung Sudibyo mengatakan peluncuran Warung Gurindam untuk mendekatkan mereka kepada para pengguna.
“Jadi bukan user (pengguna) yang mendekat kepada kami, tetapi sebaliknya, kami yang mendekat kepada mereka,” kata Agung di Batam, Kamis (7/10/2021).
Ia menjelaskan Warung Gurindam memberikan kemudahan, karena tidak perlu lagi masuk ke menu-menu di laman milik BPS Kepri.
Cukup hanya dengan diakses di Warung Gurindam. “Jadi sekali klik bisa mendownload publikasi yang banyak secara gratis,” katanya.
Tidak hanya akses untuk memperoleh data, melalui Warung Gurindam para user juga dapat konsultasi dengan petugas BPS secara virtual dan tetap direspon dengan cepat, layaknya saat tatap muka.
“Memang secara virtual, tapi pada saat konsultasi, langsung saat itu juga dijawab, kami buka layanannya melalui Whatsapp,” jelasnya.
Agung menyebutkan, Warung Gurindam merupakan sejenis layanan pojok secara virtual. Namun pihaknya kemudian mencoba inovasi dengan memberikan nama Warung Gurindam.
Nama tersebut dipilih untuk kearifan lokal, karena Kepri dikenal sebagai daerah gurindam . Kemudian nama warung diambil untuk supaya lebih dekat dengan user atau pengguna.
“Kalau di warung kita bisa leluasa, contohnya bisa angkat kaki, jadi bukan pojok,” katanya.
Saat ini Warung Gurindam bisa diakses di https://gurindam.bpskepri.com/.
Baca Juga: Lebih 31 Ribu Warga Sumbar Kehilangan Pekerjaan Selama 2021, Pemicunya Pandemi Covid-19
Ke depan aplikasi tersebut tidak hanya diakses di laman, tetapi juga bisa diakses di aplikasi android BPS Kepri yaitu Data Kepri.
Berita Terkait
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Inflasi Terjaga, BI Tetap Waspadai Kenaikan Harga Cabai dan Daging Ayam
-
Neraca Dagang Surplus, Bank Indonesia Optimis Ketahanan Ekonomi Nasional Makin Kuat
-
Gegara Banjir, Inflasi Aceh, Sumut, Sumbar Meroket di Akhir Tahun
-
Inflasi Tahun 2025 Tembus 0,64%, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu Utama
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik