SuaraBatam.id - Keberadaan tempat ngopi alias kafe di Yogyakarta tak kalah banyak dibanding angkringan saat ini.
Konsep dan harga kopi di daerah ini pun beragam. Mulai dari kedai kopi sederhana dengan harga murah hingga yang mahal sekalipun tersedia di Yogyakarta.
Menjamurnya kedai kopi di Yogyakarta ternyata cukup menghebohka ketika unggahan akun Twitter @ragakrnwn.
Dalam unggahan tersebut, tampak tangkapan layar dari aplikasi Google Maps di Yogyakarta.
Ternyata banyak sekali kedai kopi yang memenuhi hampir seluruh wilayah Yogyakarta. Kedai kopi tersebut juga tampak berdekatan satu sama lain.
Cuitan ini juga secara tak langsung menginfokan untuk tak perlu bingung saat hendak ke kedai kopi saat di Yogyakarta. Pasalnya kedai kopi cukup menjamur dan orang hanya tinggal memilih ingin datang ke tempat seperti apa.
Mulai dari kedai kopi dengan pelayanan ekspres, kedai kopi ternama, kedai kopi dengan desain estetik, dan lainnya sangat mudah ditemukan di sini.
Dalam tangkapan layar tersebut juga terlihat penilaian masing-masing kedai kopi. Rata-rata kedai kopi di sana mendapat nilai mulai dari 4.5 sampai 5.
Cuitan ini pun seketika ramai dan mendapat banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Wow nggak nyangka segini banyak, tapi tetep aja tiap kalau mau ngongkrong harus mikir keras dulu mau ke mana. Nggak sadar ternyata ada sebanyak ini," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Pandemi Paksa Pembelajaran Daring Berlanjut, Banyak Pelajar Terpaksa Putus Sekolah
Warganet lainnya ikut berkomentar. "Lu sebutin deh mau tempat ngopi kayak gimana. Di Yogyakarta pasti ada. Mulai dari yang pemandangannya bukit, sampai yang desainnya minimalis kekinian ada banyak," ujar warganet ini.
"Astaga. Udah segini banyak tapi tetap aja bingung mau nongkrong di mana. Makanya kalau ada yang diajak nongkrong bilang tempatnya terserah makin pusing soalnya pilihannya segini banyak," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Kamis (4/11/2021), cuitan jumlah tempat ngopi di Yogyakarta bikin kaget ini sudah disukai sebanyak lebih dari 47 ribu akun di Twitter.
Berita Terkait
-
Tercatat Jadi Penasihat Little Aresha Daycare, Dosen UGM Ngaku Tak Tahu Struktur Organisasi
-
Kiamat Rumah Tapak? Orang Indonesia di Masa Depan Harus Hidup Vertikal
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Closed Loop Kurban, Menuju Ekosistem Halal Berkelanjutan dan Penggerak Ekonomi Lokal
-
SRAWUNG CAMP 2026: Menumbuhkan Kebersamaan dan Potensi Generasi Muda
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Penemuan Kerangka Wanita Tanpa Identitas di Batam, Kepala Sudah Lepas
-
Pria Diduga Hina Suku Melayu Ditangkap Polresta Barelang, Sempat Minta Maaf
-
Pemuda Putus Cinta di Batam Bacok Tangan Sendiri, Ngaku Dibegal Biar Mantan Kasihan
-
Manager Hiburan Malam di Tanjungpinang Jadi Tersangka Pengeroyokan Polisi
-
Transformasi Tata Kelola BUMN Dinilai Positif dengan Perkuat GCG and Efisiensi