SuaraBatam.id - Sebanyak 4 dari 7 kabupaten dan kota di wilayah itu nol kasus COVID-19 seperti yang dinyatakan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan Kabupaten Bintan menyusul Lingga, Anambas dan Natuna dengan nol COVID-19.
Kasus aktif di Kepri saat ini tinggal 29 orang, tersebar Kota Batam sebanyak 7 orang, Tanjungpinang 9 orang, dan Karimun 13 orang.
"Seluruh kabupaten dan kota di Kepri masih Zona Kuning atau risiko penularan sedang," ujarnya.
Ia mengemukakan sejak beberapa hari lalu tidak ada warga yang meninggal dunia akibat COVID-19. Total jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 sebanyak 1.755 orang, tersebar di Batam 840 orang, Tanjungpinang 402 orang, Bintan 180 orang, Karimun 161 orang, Anambas 46 orang, Natuna 85 orang, dan Lingga 41 orang.
Sementara warga yang tertular COVID-19 bertambah 4 orang sehingga menjadi 53.841 orang, tersebar di Batam 25.907 orang, Tanjungpinang 10.225 orang, Bintan 5.579 orang, Karimun 5.484 orang, Anambas 1.842 orang, Natuna 2.310 orang, dan Lingga 2.494 orang.
Warga yang sembuh dari COVID-19 bertambah 4 orang sehingga menjadi 52.057 orang, tersebar di Batam 25.060 orang, Tanjungpinang 9.814 orang, Bintan 5.399 orang, Karimun 5.310 orang, Anambas 1.796 orang, Natuna 2.225 orang, dan Lingga 2.453 orang.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat sejumlah daerah di Kepri zona hijau," katanya.
Tjetjep memberi apresiasi kepada berbagai pihak yang bersama-sama melaksanakan program vaksinasi untuk meningkatkan imun tubuh warga.
Baca Juga: Sasaran Vaksinasi di Kepri Hampir Capai Target 100 Persen, Ini Datanya
"Kami apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang konsisten menerapkan protokol kesehatan," tuturnya. (antara)
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap! Alasan Kejagung Tuntut Mati 6 ABK Penyelundup Sabu Hampir 2 Ton di Kepri
-
Sindikat Internasional Sabu 2 Ton di Kepri Dituntut Mati, Kejagung: Mereka Sadar Bawa Narkoba
-
Karir Ambyar! Brigadir YAAS Dipecat Polda Kepri Usai Aniaya Calon Istri yang Hamil
-
Jelang Musda, Rizki Faisal Didukung Kader Hingga Ormas Pimpin Golkar Kepri
-
Heboh Tergeletak di Jalanan, PNS di Kepri Tewas Diduga Habis Berobat di RS
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ajudan Pribadi Gubernur Kepri Terseret Isu Pengawalan Bos Judi Online
-
Per Maret 2026, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Pelaku Usaha
-
Per Maret 2026, BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Ratusan Warga Asing Digerebek di Apartemen Baloi View, Imigrasi Batam Beri Penjelasan
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah