SuaraBatam.id - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam telah melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang.
Hal itu dilakukan dalam rangka peningkatan keselamatan pelayaran.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Khusus Batam Rivolindo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis mengungkapkan terdapat 5 pelabuhan keberangkatan dan kedatangan kapal penumpang di Batam untuk uji petik kelaiklautan kapal yaitu Pelabuhan Sekupang, Telaga Punggur, Nongsa, Harbour Bay dan Batam Centre dengan jumlah total kapal penumpang sebanyak 79 kapal.
“Dari keseluruhan kapal tersebut pada masa PPKM hanya beroperasi sebanyak 12 penumpang dikarenakan adanya pembatasan perjalanan dan penurunan jumlah penumpang yang menggunakan kapal,” ungkapnya.
Dia menjelaskan bahwa pengawasan kelaiklautan kapal khususnya kapal penumpang di Batam merupakan tanggung jawab KSOP Khusus Batam sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di Batam.
Pengawasan juga dilakukan secara rutin diantaranya dengan melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen kapal, kualifikasi awak kapal, keselamatan kapal, pencegahan pencemaran dari kapal serta manajemen keselamatan dan keamanan kapal.
“Hasil uji petik nantinya akan dilaporkan ke Direktur Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktur Perkapalan dan Kepelautan,” tutupnya.
Pelaksanaan uji petik ini juga sebagai tindaklanjut Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR.1/DJPL/2021 tanggal 18 Oktober 2021 tentang Pengendalian Transportasi pada masa Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.
"Uji petik kelaiklautan kapal dimulai dari Pelabuhan Sekupang tanggal 27 Oktober 2021 dan dilanjutkan pemeriksaan semua kapal penumpang ke seluruh Pelabuhan kapal penumpang di wilayah Batam," kata dia.
Baca Juga: M. Rudi Bungkam Terkait Pejabat BP Batam Syahril Japarin Jadi Tersangka Korupsi
Uji petik ini dilakukan oleh para Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal dan Ahli Ukur Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam yang dikoordinir oleh Kepala Bidang Kelaiklautan Kapal KSOP Khusus Batam Wahyu Ardhiyanto. (antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen