SuaraBatam.id - Syarul (17) remaja asal Batam yang terseret arus saat bermain di kawasan Pantai Tanjunguncang pada, Sabtu (23/10/2021). Ia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Basarnas Tanjungpinang, Miswardi menjelaskan jenazah korban ditemukan setelah melakukan pencarian selama tiga hari.
Jenazahnya ditemukan di sekitar wilayah PT. Rotary Engineering Tanjunguncang, oleh nelayan setempat sekitar pukul 04.50 wib wib, Selasa (26/10/2021) dinihari.
"Korban ditemukan mengapung oleh nelayan setempat yang kebetulan melintas di area tersebut," terangnya melalui sambungan telepon, Selasa (26/10/2021).
Saat ditemukan, jenazah korban diketahui masih menggunakan pakaian lengkap yakni celana panjang berwarna hitam, dan kaos oblong berwana hitam.
Untuk proses evakuasi, korban kemudian RSUD Embung Fatimah Batam guna disemayamkan, dan selanjutnya akan dikembalikan ke pihak keluarga.
"Korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Embung Fatimah untuk selanjutnya akan dikembalikan ke pihak keluarga," lanjutnya.
Sebelumnya, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 13.10 wib, saat bermain bersama temannya bermain di pantai yang berada di kawasan Tanjunguncang.
Sebelum peristiwa tersebut, kondisi cuaca di lokasi juga diketahui diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun Tertinggi di Kepri, Ini Datanya
"Namun memang ombak lumayan tinggi, dengan kondisi cuaca saat ini," tegasnya.
Selama pencarian yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut tersebut, pihaknya mengerahkan lima orang petugas baik sebagai penyelam dan juga petugas yang melakukan pencarian menggunakan perahu karet.
"Dalam proses pencarian ini kita kerahkan 1 unit Rubber Boat, Rescue Truk, Rescue Car D-Max, dan pakaian Covid-19," jelasnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Adaptasi yang Belum Tuntas: Dilema Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu
-
Adaptasi yang Belum Tuntas: Dilema Film Rembulan Tenggelam di Wajahmu
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar