SuaraBatam.id - Viral sebuah artikel yang membuat pernyataan menghebohkan warganet. Laman temanshalih.com memuat pernyataan hukum wanita muslimah pakai bra.
Artikel tersebut menulis bahwa wanita tidak boleh mengenakan bra atau BH karena membuat bentuk payudara menjadi nampak.
Terkait hal ini, Ketua Bidang Fatwa MUI, KH Afifuddin Muhajir. tetap mengimbau kepada para wanita untuk tetap memakainya karena dirasa kurang sempurna.
"Perempuan tanpa BH kurang sempurna. Pesan untuk perempuan muslimah, pakailah busana penutup aurat," lanjut Afifuddin.
Terlepas dari hal ini, dalam segi kesehatan, tidak memakai bra justru membuat wanita mengalami beberapa efek samping. Salah satunya payudara kendur.
Ob-gyn Sherry Ross, MD, sekaligus penulis She-ology mengatkan bahwa fungsi bra adalah untuk menopang jaringan payudara serta melindungi payudara dari rasa sakit atau trauma akibat gerakan berlebih. Ini biasanya terjadi saat berolahraga.
Tetapi, dalam keseharian, tidak memakai bra juga bisa membuat payudara kendur.
"Jika Anda tidak mamakai bra, payudara akan melorot. Jika tidak ada penopang jangka panjang yang tepat, jaringan peyudara akan meregang dan menjadi kendur, terlepas dari ukuran payudara," tutur Ross, dilansir Shape.
Namun, ahli bedah payudara dan profesor bedah di Rush University Medical Center, Chicago, Andrea Mandrigrano, MD, mengatakan bahwa efek kendur lebih mungkin terjadi berdasarkan kepadatan payudara.
Baca Juga: Sebanyak 14 Kelurahan di Batam Zona Kuning, Kasus covid-19 Landai
"Jika mereka memiliki lebih banyak lemak daripada jaringan berserat (atau payudara besar), akan cenderung melorot, dan untuk wanita berpayudara kecil, tidak ada manfaat struktural dalam memakai bra," ujar Mandrigrano.
Tetapi kedua ahli sepakat bahwa tidak memakai bra juga berpotensi menyebabkan rasa sakit. Efek paling cepatnya adalah rasa sakit tajam atau terbakar di daerah dada, nyeri hingga payudara sesak. Ini bisa ringan atau parah, berlangsung dari berjam-jam hingga berbulan-bulan.
Berita Terkait
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Viral di Bekasi, Dua Perempuan Kejar Pelaku Pelecehan Seksual hingga Diceburkan ke Got
-
5 Efek Samping Makanan Bersantan untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Diwaspadai
-
Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya
-
Siti Badriah Ngaku Spontan Jalani Mommy Surgery di Korea Karena Hal Ini!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar