SuaraBatam.id - Tiga calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Riau (Kepri) yang telah diseleksi adalah Adi Prihantara (Sekda Kabupaten Bintan), Jefridin (mantan Sekda Kota Batam), dan Sardison (Kepala DPMDDukcapil Pemprov Kepri).
Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad menyatakan telah mengirim tiga nama calon sekretaris daerah hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) tersebut ke Kementerian Dalam Negeri untuk diproses lebih lanjut.
“Nama-namanya sudah kita kirim ke Kemendagri. Tinggal tunggu hasilnya saja,” kata Ansar di Tanjungpinang, Kamis.
Menurutnya alasan mengirim tiga nama itu ke pusat, karena ketiganya memiliki urutan nilai yang tertinggi dalam seleksi JPT Madya Pemprov Kepri.
“Nilai ketiganya memang berurutan tertinggi,” ujarnya.
Ansar memastikan bahwa proses seleksi Sekdaprov Kepri ini berlangsung transparan dan tidak melihat dari faktor kedekatan, namun lebih kepada kinerja.
Ia menegaskan kriteria pejabat yang nantinya terpilih menjabat Sekdaprov Kepri, yaitu pejabat yang benar-benar bisa bekerja keras untuk kemajuan Provinsi Kepri.
“Posisi sekda ini bukan soal pilihan, tapi soal kerja. Saya pastikan seorang sekda itu orang yang benar-benar pekerja keras," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Provinsi Kepri Hamdani menyampaikan ketiga nama tersebut memang sudah memenuhi kriteria buat dipilih menjadi sekda.
Baca Juga: Hasil Lelang Jabatan, Ganjar Lantik Sumarno Menjadi Sekda Jateng
Sebelum diserahkan ke gubernur lalu ke Kemendagri, lanjutnya, Pansel juga telah mengirimkan tiga nama itu ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) guna dievaluasi.
“Setelah ditindaklanjuti oleh KASN, baru diumumkan ketiga nama tersebut,” ujarnya.
Seleksi Sekdaprov Kepri ini diikuti delapan pejabat. Antara lain Adi Prihantara, Jefridin, Masykur, Misbardi, Misni, Raja Azmansyah, Sardison, dan Yusfa Hendri. (antara)
Berita Terkait
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan
-
Harta Kekayaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ayah Bupati Bintan Roby Kurniawan
-
Skandal Presensi Fiktif 3.000 ASN Diusut Transparan, Sekda Pastikan Bisa Sanksi Pidana
-
MRT Jakarta Rombak Dewan Komisaris, Uus Kuswanto Masuk Gantikan Dodik Wijanarko
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar