SuaraBatam.id - Atlet Cabang Olahraga (Cabor) Biliar Kepri, Andri dan Suprianto menyumbangkan medali Perunggu untuk nomor 15 Ball Double di PON XX Papua.
Pasangan Andri/Suprianto harus mengakui kehebatan atlet biliar Jawa Tengah Riki/Roko dan kalah dengan skor 1-5 saat babak semifinal yang digelar di GOR Biliar Timika, Senin (4/10/2021).
Langkah Andri/Suprianto di PON XX Papua cabor biliar terbilang mengejutkan. Pada babak perempat final, dengan dramatis pasangan Andri/Suprianto mengalahkan pebiliar Jawa Barat Irsal/M Bewi.
Kepri sempat tertinggal 2-4, sebelum akhirnya berhasil membalik kedudukan menjadi 5-4.
Sebelumnya di babak penyisihan Andri/Suprianto menundukkan pasangan pebiliar senior Feri/Sahroni (Kalbar), Andri/Suprianto menang juga dengan skor 4-5.
Dengan keberhasilan biliar merengkuh medali perunggu, Kepri kini total mengoleksi tiga medali perunggu.
Kepri kini menempati peringkat 29 dengan raihan tiga medali perunggu.
Pelatih biliar Kepri Ahuat mengatakan faktor kelelahan menjadi penyebab kegagalan melaju ke final.
Meski demikian ia mengaku atlet biliar Kepri sudah berjuang maksimal.
Baca Juga: Terdengar Suara Aneh, Pesawat Wings Air rute Batam - Anambas Gagal Terbang
“Atlet biliar Kepri berlaga dua kali dalam sehari, dengan jeda istirahat yang kurang. Stamina terkuras saat berusaha melaju ke semifinal saat mengalahkan Irsal/M Bewi (Jawa Barat),” terangnya saat dihubungi, Selasa (5/10/2021) siang.
Di babak perempat final, Andri/Suprianto bermain selama tiga jam, setelah beristirahat pebiliar Kepri kemudian berlaga di babak semifinal.
Sementara itu CDM Kontingen Kepri Kabupaten Mimika Syawaludin mengatakan perjuangan atlet biliar Kepri sangat luar biasa.
“Padahal yang dilawannya adalah pebiliar senior yang punya nama hebat di tingkat nasional. Terima kasih atas dukungan dan doa masyarakat Kepri,” tutur Syawaludin.
Meski hanya menghasilkan medali perunggu, biliar Kepri masih menyisakan peluang untuk meraih medali.
Biliar Kepri masih berlaga di tiga nomor lagi, yakni 10 ball double, 10 ball single, dan 15 ball single.
Keterangan foto
Suasana pertandingan biliar pasangan nomor 15 ball double kepri
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Dari Asrama ke Arena, Siswa Sekolah Rakyat Tumbuh Jadi Atlet Karate
-
Ulasan Film Unbroken: Perjuangan Atlet Olimpiade Bertahan Hidup dalam Perang Dunia II
-
Fajar Alamri: Bocah Ajaib Indonesia Guncang Turnamen Biliar Internasional
-
Dilantik Jadi P3K Paruh Waktu, Nurul Akmal: Alhamdulillah, Tapi Kayak Gak Adil
-
Performa Atlet Jadi Prioritas, PBSI Percayakan Le Minerale sebagai Official Mineral Water
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Cabuli Siswa SMK, Oknum Guru PPPK di Batam Terancam Dipecat
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam, Selasa 24 Februari 2026
-
DPR Soroti Pidana Mati ABK Bawa Sabu 2 Ton: Bukan Pelaku Utama
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Batam, Senin 23 Februari 2026
-
Aksi Penipuan Pakai File APK Terjadi di Batang, Pakar Sebut sebagai Modus Lama