SuaraBatam.id - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam menyatakan sebanyak 5-10 persen pekerja migran Indonesia (PMI) yang tiba di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, terkonfirmasi positif COVID-19.
"Persentasenya 5 hingga 10 hingga persen. Ini jumlah yang banyak," kata Kepala KKP Batam Achmad Farchanny di Batam, Ahad.
Setiap PMI yang pulang ke Tanah Air melalui Batam, wajib menjalani dua kali tes usap PCR. Pertama, tes dilakukan saat tiba di pelabuhan, dan pada hari ketujuh karantina.
Jumlah PMI yang positif COVID-19 relatif bertambah dalam pemeriksaan tes usap PCR kedua. Hal ini karena kemungkinan terjadi penularan saat PMI dikarantina.
"Jumlahnya relatif bertambah," sambung ia.
Usai pengambilan sampel tes usap PCR, seluruh PMI menjalani karantina di rumah susun sembari menunggu hasil uji laboratorium.
Dia mengatakan, setiap hasil pemeriksaan tes usap PCR sekitar 15-20 orang PMI terpapar COVID-19. Sedangkan jumlah PMI yang tiba di Tanah Air sekitar 150-170 orang setiap harinya.
Menurut dia, pemeriksaan menggunakan TCM masih relatif lama, karena membutuhkan waktu beberapa jam.
"Kami harapkan dari pusat ada mesin yang lebih cepat," demikian Achmad Farchanny. (ANTARA)
Baca Juga: Biar Bisa Nonton Bioskop di Batam, Ketahui Dulu Cara Scan Barcode Peduli Lindungi Ini
Berita Terkait
-
Dinkes: Kasus Covid-19 Mulau Menurun di Karimun dan Bintan
-
Covid di Singapura: Hidup seperti Tawanan, Kisah Ribuan Pekerja Migran
-
Biar Bisa Nonton Bioskop di Batam, Ketahui Dulu Cara Scan Barcode Peduli Lindungi Ini
-
5 Spot Memancing di Batam, Cobain Nyebrang ke Pulau Putri
-
Jadwal Penyebarangan Kapal Roro di Telaga Punggur Hari Ini, 25 September 2021
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam