SuaraBatam.id - Spot memancing di Batam cukup banyak. Sebagai wilayah kepulauan dan bahari, spot memancing di Batam yang direkomendasikan berupa mancing di pulau dan di pantai.
Memancing tidak harus berbayar mahal. Di Batam tersedia berbagai lokasi memancing yang murah meriah dan cukup gampang dijangkau.
Jadi bagi kamu yang berencana mancing di weekend ini, berikut suara.com rekomendasikan, kami kutip dari laman seniberjalan.com.
Berikut 5 lokasi memancing di Batam
1. Pulau Putri, Nongsa
Memancing di Pulau Putri lebih mengasikkan. Selain memancing, Anda sekaligus bisa berwisata .Ke lokasi cukup menyebrang dengan boat kayu di Pantai Nongsa. Ongkos kapal Rp 15 ribu saja.
Jenis ikan yang biasanya didapat di sini adalah Ikan Cermin atau disebut Diamod Travally, Ikan Timun atau Spannish Flag Snapper dan berbagai jenis ikan lainnya.
2. Kawasan Piayu Laut
Sebaiknya Anda menyewa rakit agar bisa memancing ke tengah. Sewa per orang biasanya Rp 50 ribu dengan kapasitas maksimal 12 orang.
Jenis ikan yang bisa dikail joran Anda di sini adalah Ketarap/wrasses, Ikan Timun/Spanish flag snapper).
3. Pulau Habibie
Pulau Habibie berada di depan Wisata Tangga Seribu, Sekupang.
Menyebarang ke pulau tersebut hanya berbiaya Rp 10 ribu saja. Memancing di sini juga disuguhkan dengan pemandangan laut yang bikin betah.
Jenis ikan yang berkeliaran di sini seperti Kerapu Sunu, Ikan Timun dan sebagainya.
4. Tanjung Tritip, Tanjung Uma
Kawasan pemancingan ini berlokasi di belakang pemukiman penduduk Tanjung Uma. Menurut warga setempat pada musim ikan naik, di lokasi ini kerap dijamuri para pemancing.
Jenis ikan yang bisa dijaring di sini pada umumnya seperti Diamond Trevaly.
5. Tanjung Pinggir, Sekupang
Tanjung Pinggir juga menjadi lokasi terdekat yang bisa dikunjugi untuk memancing. Ke sini tidak perlu menyebrang menggunkan perahu kayu atau boat.
Jenis ikan yang mungkin didapat seperti Kerapu Sunu dan Ikan Timun.
Tag
Berita Terkait
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
SPPG di Anambas Ditutup Imbas Ratusan Siswa Keracunan Makanan Gratis
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda