SuaraBatam.id - Viral seorang ibu mampu mengurus dan membesarkan anak meskipun ia seorang disabilitas. Perempuan tersebut bernama Sarah Talbi (38) terlahir tanpa memiliki lengan.
Dengan keterbatasan tersebut, ia harus mengurus anak dengan menggunakan kaki. Wanita ini tidak menganggap dirinya berbeda dari orang lain.
Melansir Mirror, Sarah harus belajar melakukan banyak hal dengan menggunakan kaki sejak kecil.
Sarah bisa makan, memakai baju, menyisir rambut, hingga memasak dan memakai makeup dengan jari kaki.
Tak hanya itu, Sarah kini sudah punya putri berumur 2 tahun bernama Lilia. Meski terlahir dengan disabilitas, Sarah tetap bisa membesarkan anaknya dengan baik.
"Aku bisa melakukan apa pun dengan kakiku selama aku tidak memakai sepatu," ujar ibu asal Belgia ini.
"Beberapa anak lain bertanya mengapa aku tidak punya lengan, tapi untukku ini normal. Aku pikir ada banyak orang lain tanpa lengan dan aku hanya salah satu dari mereka," tambah Sarah soal masa kecilnya.
"Aku punya pengalaman seperti orang lain dan aku melakukannya tanpa kesulitan," lanjut wanita ini.
Saat melahirkan Lilia pada tahun 2018 silam, Sarah menganggapnya sebagai salah satu pencapaian terbesar.
Baca Juga: Viral Pedagang Rujak Mengaku Pengacara, Netizen: Jangan-jangan Intel
Meski butuh waktu beradaptasi, kini Sarah tidak lagi kesulitan mengasuh anak. Bahkan, Lilia juga sudah terbiasa dengan kondisi ibunya.
"Menurutku sulit bagi semua wanita untuk menjadi ibu karena itu perubahan besar, ditambah memiliki disabilitas, kau harus berurusan dengan dua hal."
"Sekarang aku punya dua tahun pengalaman dan aku bisa melakukan segalanya dengan putriku."
Menurut Sarah, Lilia terbiasa memegang lengan bajunya saat sedang jalan-jalan atau menyeberang. Sang putri juga tidak merasa aneh dengan perbedaan ibunya.
Selain mengasuh anak, Sarah juga menemukan bakat baru. Salah satunya, ia bisa melukis dengan menggunakan kaki.
Bahkan, Sarah berencana untuk melakukan pameran dan menunjukkan hasil lukisannya di masa depan.
Berita Terkait
-
Batik Ciprat Buka Harapan Baru bagi Penyandang Disabilitas di Banyuwangi
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
Hasil Perjuangan 10 Tahun, Disabilitas Kini Dapat Potongan Biaya 20% di 9 Sektor Layanan Publik
-
PNM Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant