SuaraBatam.id - Kasus meninggal karena COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau mencatat ada penambahan 4 kasus meninggal dunia. Dengan demikian korban meninggal akibat COVID-19 menjadi 1.702 orang.
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Lamidi, mengatakan, jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia masih cukup tinggi dalam setiap harinya.
Pasien COVID-19 yang meninggal dunia hari ini di Batam dua orang, Bintan satu orang dan Kepulauan Anambas satu orang.
"Mudah-mudahan tidak ada lagi yang meninggal dunia akibat COVID-19," katanya, di Tanjungpinang, Sabtu (12/9/2021).
Lamidi merincikan, total pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 hari ini di Batam mencapai 824 orang, Tanjungpinang 321 orang, Bintan 177 orang, Karimun 145 orang, Anambas 44 orang, Lingga 82 orang, dan Natuna 39 orang.
"Pasien yang meninggal dunia secara umum memiliki penyakit penyerta dan sudah berusia senja," ujarnya, yang juga Penjabat Sekda Kepri.
Ia mengemukakan jumlah pasien COVID-19 di wilayah itu bertambah 55 orang, tersebar di Batam 20 orang, Tanjungpinang 19 orang, Bintan dua orang, Karimun delapan orang, Anambas empat orang, Lingga satu orang, Natuna satu orang.
Total jumlah pasien COVID-19 di Kepri selama pandemi mencapai 53.003 orang, tersebar di Batam 25.751 orang, Tanjungpinang 9.993 orang, Bintan 5.462 orang, Karimun 5.293 orang, Anambas 1.815 orang, Lingga 2.286 orang dan Natuna 2.403 orang.
Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Kepri bertambah 88 orang sehingga menjadi 50.719 orang. Penambahan pasien yang sembuh dari COVID-19 terjadi di Batam 14 orang, Tanjungpinang 41 orang, Bintan sembilan orang, Karimun 10 orang, Anambas delapan orang, Lingga dua orang dan Natuna empat orang.
Baca Juga: Pemprov Kepri Janji Perbaiki Rumah Warga Suku Laut di Lingga
Total pasien yang sembuh di Batam 24.794 orang, Tanjungpinang 9.420 orang, Bintan 5.243 orang, Karimun 5.065 orang, Anambas 1.754 orang, Lingga 2.148 orang dan Natuna 2.295 orang.
Jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 582 orang, tersebar di Batam 133 orang, Tanjungpinang 182 orang, Bintan 42 orang, Karimun 83 orang, Anambas 17 orang, Lingga 56 orang, dan Natuna 69 orang.
"Kami imbau seluruh elemen masyarakat untuk menaati protokol kesehatan saat beraktivitas," tuturnya. (Antara)
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
Terkini
-
BRI Salurkan Rp178,08 Triliun KUR, UMKM Kuliner Ayam Panggang Bu Setu Jadi Inspirasi
-
Hingga Februari 2026, BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun untuk Perumahan Nasional
-
Pria Hanyut Terseret Arus usai Terjun ke Laut dari Jembatan Barelang Batam
-
12 Tahun BRILink Agen Dari BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Desa, Sampai ke Nusa Tenggara Barat
-
Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026