SuaraBatam.id - Peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) diwajibkan untuk tes antigen.
Namun, dari informasi yang diperoleh, antigen hanya digunakan bagi peserta dari luar daerah yang ikut tes di Karimun. Tapi, jika persyaratan ini juga berlaku untuk peserta dari Karimun, maka Pemda berencana untuk menanggung pemeriksaan tersebut.
Hal itu disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq, saat rapat Koordinasi Pimpinan bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karimun, Kamis (2/9/2021).
"Sejauh ini, antigen untuk yang dari luar daerah Karimun. Tapi, kalau nantinya semuanya wajib untuk antigen, Pemda akan menanggung semua antigen peserta CPNS dan PPPK yang dari Karimun," kata Rafiq.
Langkah ini dilakukan untuk meringankan beban para peserta. Pemkab tidak ingin membebani biaya tes antigen tersebut pada calon PNS dan PPPK.
"Karena, PPPK ini kita minta banyak pada pusat, dan kita diberikan kuota 500 lebih. Jadi, ini harus betul-betul," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, peserta CPNS dan PPPK tersebut diikuti oleh para tenaga pendidik dengan status honorer yang telah mengajar sebelumnya di sekolah-sekolah.
"Banyak yang sudah mengajar lama, mengabdi, mengidamkan untuk jadi PNS," pungkas Rafiq.
Baca Juga: Lolos Administrasi, 3.146 Pelamar CPNS di Penajam Paser Utara Siap Hadapi Tes Berikutnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Per Maret 2026, BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Ratusan Warga Asing Digerebek di Apartemen Baloi View, Imigrasi Batam Beri Penjelasan
-
Warga Batam Diminta Tampung Air Banyak-banyak, Besok Aliran Mati di Berbagai Wilayah
-
Pengepul Chip dan Pemain Judol di Batam Dibekuk Polda Kepri
-
BBRI Masih Menarik di 2026, Laba Tumbuh dan Kredit Tetap Ngebut