SuaraBatam.id - Bersama Dinas Sosial, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan memberikan bantuan bagi warga yang positif Covid-19.
Masyarakat yang terpapar Covid-19 akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1 juta per keluarga. Sementara bagi yang meninggal akan mendapat santunan sebesar 3 juta rupiah.
Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah menjelaskan, ada dua jenis bantuan sosial (Bansos) untuk keluarga terkonfirmasi positif Covid-19 yang terdapat dalam program Dinsos Pemprov Kepri tersebut.
"Pertama, yaitu bantuan bagi keluarga yang meninggal akibat positif Covid-19 akan mendapatkan santunan Rp 3 juta rupiah. Kedua, bagi keluarga yang terkonfirmasi Covid-19 dan melakukan isolasi/karantina akan mendapatkan santunan sebesar Rp 1 juta," kata dia, Rabu (1/9/2021).
Program bantuan tersebut lanjutnya hanya berlaku selama PPKM berlangsung. Ini merupakan upaya Pemprov Kepri untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.
Program bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19 Pemprov Kepri ini sendiri memiliki beberapa kriteria untuk mendapatkannya.
Salah satunya ditujukan untuk masyarakat yang berpenghasilan dibawa rata-rata, masyarakat yang berpendapatan harian, kepala keluarga yang terkena PHK, lansia, disabilitas, dan keluarga miskin.
Program bantuan sendiri murni dialokasikan dari anggaran Pemprov Kepri, sesuai Peraturan Gubernur Nomor 31 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bantuan Sosial kepada Keluarga Terkonfirmasi Covid-19.
Baca Juga: Mensos Ingatkan, Pemda Jadi Kunci Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Berita Terkait
-
Mensos Ingatkan, Pemda Jadi Kunci Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
-
Kejari Pandeglang Panggil 18 Kepala SMP, Terkait Dugaan Penyimpangan Bantuan Tablet
-
Ini 5 Bansos yang Cair di September 2021, Cermati Ketentuannya Yah!
-
Viral Pendamping PKH Nakal, Uang Bantuan Warga Dipotong dan Palsukan Data Demi Tunjangan
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur