SuaraBatam.id - Aksi Taliban yang kini mengasai Afghanistan turut berdampak di ranah media sosial. Kini sejumlah medsos memboikot akun dan konten yang berafiliasi dengan Taliban.
Terbaru, Facebook dan TikTok melarang konten yang mempromosikan gerakan yang kini menguasai Afghanistan setelah sebelumnya YouTube dan WhatsApp melakukan hal serupa.
“Taliban dikenai sanksi sebagai organisasi teroris di bawah hukum AS dan kami telah melarang mereka dari layanan kami di bawah kebijakan Organisasi Berbahaya kami,” kata rilis Facebook, via Batamnews.
Beberapa tahun sebelumnya, akses Taliban juga dilarang di Facebook. Semua akun yang berkaitan dengan Taliban juga dihapus.
Sebuah tim khusus warga negara Afghanistan bekerja dengan Facebook untuk memfasilitasi identifikasi akun yang mendukung kelompok tersebut, tambah perwakilan Facebook.
TikTok juga mengatakan telah menetapkan Taliban sebagai organisasi teroris dan akan terus menghapus konten yang mempromosikan gerakan tersebut.
Berita Terkait
-
Unggah Video Rayakan Hari Kemerdekaan, Olivia Jensen Justru Dituding Lakukan Pelecehan
-
Profil Taliban, Asal-usul, Pemimpin hingga Sumber Dana Kelompok Militan Afghanistan
-
Aksi Tentara Taliban Memakan Korban, 3 Warga Afghanistan Tewas di Lapangan
-
Taliban Harus Tetap Diwaspadai, DPR Desak Pemerintah Segera Evakuasi WNI di Afghanistan
-
Pemerintah Perlu Serukan ke Dunia Agar Tragedi Kemanusiaan di Afghanistan Tidak Terjadi
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak