SuaraBatam.id - PAS atau Partai Islam Malaysia ucapkan selamat Taliban kuasai Afghanistan. Bahkan Partai Islam Malaysia menyebut sebelum dikuasai Taliban, Afghanistan dikuasai kolonialisme yang tak manusiawi.
Partai Islam Malaysia menyebut Taliban berhasil meraih kemenangan dan merebut kembali Afghanistan setelah dipaksa keluar oleh intervensi Amerika Serikat 20 tahun lalu.
Menyadur World Of Buzz Kamis (19/8/2021) Komite Urusan Internasional dan Hubungan Eksternal mengucapkan selamat kepada Taliban.
Ketua Komite Hubungan Internasional PAS Pusat Muhammad Khalil Abdul Hadi, melalui halaman Twitter nya membagikan pernyataan ucapan selamat tersebut.
"Komite Urusan Internasional dan Hubungan Eksternal Pusat PAS mengucapkan selamat kepada rakyat dan pemerintah baru Afghanistan yang dipimpin Taliban karena berhasil mencapai kemenangan bagi tanah air mereka dari cengkeraman kolonialisme yang tidak manusiawi." tulisnya.
"Kemenangan dan 'kemerdekaan' yang diraih kali ini, merupakan hasil dari upaya seluruh rakyat Afghanistan dalam membebaskan tanah air mereka yang selama 20 tahun dijajah dan diserbu tanpa ampun dan kemanusiaan hingga nyaris menghancurkan Afghanistan," sambungnya.
Muhammad Khalil juga berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk mewujudkan pemerintahan Afghanistan yang damai.
"Semua pemangku kepentingan diharapkan akan bekerja sama dan mencapai kesepakatan berdamai dan bekerja untuk membangun kembali dan mengembalikan Afghanistan ke jalurnya," jelasnya.
"Semoga pemerintahan baru Afghanistan dan rakyatnya bersatu padu dan bekerja sama untuk membangun Afghanistan dan mencapai kemakmuran, perdamaian dan kemajuan di masa depan berdasarkan Syariah dan nilai-nilai Islam yang komprehensif serta menerima rahmat, berkah dan pertolongan Allah SWT," pungkasnya.
Baca Juga: Amerika Berharap Taliban Izinkan Warga Afghanistan Mengungsi dengan Aman
Tweet tersebut saat inin telah dihapus, namun pernyataan Partai Islam Malaysia itu diterbitkan di Harian Harakah oleh Partai Islam Malaysia.
Berita Terkait
-
Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan
-
Yukie Pas Band Jalani Operasi 10 Jahitan Kepala Usai Ditabrak Pengemudi yang Tertidur Saat Menyetir
-
Kondisi Terkini Yukie PAS Band usai Kecelakaan Mobil di Bandung
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional
-
UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas