SuaraBatam.id - Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana menyindir pihak yang dia sebut menginginkan Presiden Joko Widodo menjabat tiga periode. Ia menilai, selama dua periode Jokowi sudah gagal.
“Masih aja ada yang pengen 3 periode. Dua periode aja hancur lebur,” katanya melalui akun Twitter Panca66 dilansir pada Kamis (5/8/2021).
“Bukannya serius nangani pandemi malah sibuk surpa surpey,” tulisnya lagi.
Ia juga mengomentari adanya survei dari Indostrategic terkait wacana masa jabatan presiden menjadi tiga periode.
Sekretaris Jenderal Komunitas Jokpro 2024, Timothy Ivan Triyono menyebut, dengan adanya survei yang sebagian besar menyetujui jabatan tiga periode itu, ia meyakini semakin banyak partai politik mendukung hal ini.
“Kita tahu di parlemen, PDIP merupakan partai besar dengan perolehan 128 (19,33 persen) kursi dan Golkar 85 (12,31 persen) kursi. Kalau digabungkan sudah 213 atau sekitar 37 persen,” kata Timothy beberapa saat lalu.
“Jokpro 2024 berharap insya Allah partai lainnya cepat atau lambat akan ikut bergabung,” lanjutnya.
Timothy juga menyoroti hasil survei Indostrategic bahwa 60,4 persen responden merasa puas terhadap kinerja Presiden Jokowi.
Tidak hanya dari Indostrategic, Timothy juga menyinggung hasil survei SMRC pada Mei 2021 yang menyebut, 52,9 persen responden masih menginginkan Presiden Jokowi kembali menjabat.
Baca Juga: Pemerintah Cat Ulang Pesawat Kepresidenan Jadi Merah Putih, Andi Arief: Maksudnya Apa?
Ia lantas mengklaim, hal ini sebagai tanda alam dan Tuhan merestui upaya Jokpro 2024 mewujudkan ide atau gagasan mereka.
“Karena gagasan Jokpro 2024 berangkat dari sebuah kegelisahan akan potensi polarisasi ekstrem yang akan terjadi pada Pilpres 2024 mendatang,” ungkapnya.
Sehingga, Timothy meminta para elite politik untuk menangkap sinyal tersebut dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat, terutama basis konstituen partai pendukung gagasan Jokpro 2024.
Ia lantas juga mengimbau semua pihak untuk tidak menghalangi masyarakat dalam mendukung gagasan Jokpro 2024.
Berita Terkait
-
Protes Keras Soal Warna Pesawat Kepresidenan, Warganet Buat Meme Hambalang Dicat Biru
-
Sebut Elektabilitas Anies-AHY Tinggi, Demokrat: Rakyat Sudah Dijalan yang Benar
-
Minta Demokrat Tak Urusi Warna Pesawat Kepresidenan, Alifurrahman Bahas Hambalang
-
Makin Panas, Wasekjen Demokrat: Arteria Keliru Besar Salahkan SBY!
-
Polemik Berubahnya Warna Pesawat Kepresidenan, Dulu Biru Kini Jadi Merah
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Penganiayaan Sesama Polisi hingga Tewas di Polda Kepri
-
Sosok Bripda AS, Tersangka Penganiayaan Polisi Junior Polda Kepri hingga Tewas
-
Dividen BRI Tahun Buku 2025 Mencapai Rp52,1 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Imbal Hasil Besar
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Transaksi Tebus Gadai Kini Bisa via Super Apps BRImo dari BRI, Cashback 10% Menanti