SuaraBatam.id - Kabupaten Natuna seperti yang banyak diberitakan sebelumnya acap kali kekurangan tenaga kesehatan baik di RSUD Natuna maupun berbagai puskesmas di lokasi itu.
Melansir Batamnews --jaringan Suara.com, hal ini disebabkan berbagai faktor. Salah satunya, kurangnya apresiasi yang diberikan oleh Pemkab Natuna.
Hal ini disampaikan oleh sejumlah dokter yang berharap pihak pemkab mengapresiasi mereka. Ada salah satu kisah unik yang dialami dokter internship yang bertugas di Natuna, yakni mereka diberikan fasilitas mobil jenis carry bekas dengan kondisi yang kurang layak.
Dalam sekali jalan, mobil itu digunakan untuk membawa 8 hingga 9 orang dokter. Mobil itu biasa digunakan sebagai sarana transportasi antar jemput para dokter internship dari RSUD ataupun puskesmas tempat mereka bekerja.
Untuk diketahui, di Natuna keberadaan dokter internship muda bkanlah hal yang baru. Tiap tahun, Kementerian Kesehatan selalu mengirim dokter muda lulusan berbagai universitas kedokteran yang ada di Indonesia untuk bertugas sebagai dokter internship di Natuna.
Mereka tidak hanya bertugas di RSUD Natuna namun juga ada yang bertugas di beberapa puskesmas yang ada di Kabupaten Natuna.
Salah seorang dokter internship yang ditemui Batamnews membenarkan fasilitas mobil tersebut. Selama ini mereka menggunakan fasilitas mobil oplet untuk keperluan pulang pergi kerja.
"Iya benar, mobil tersebut merupakan fasilitas untuk dokter internship," terang dokter yang identitasnya dirahasiakan tersebut.
Berkaitan dengan hal ini, Dirut RSUD Natuna, dr Imam Safari menjelaskan, RSUD Natuna tidak berkewajiban menyediakan fasilitas transportasi.
Baca Juga: Blak-blakan, Dokter Tompi Bilang Media Musuh Terbesar Selama Pandemi Covid-19
"Fasilitas tersebut, bukan dari kewajiban kami. Cuma karena salah satu bentuk perhatian kami, kami beri mereka fasilitas 'mobil perang' itu," ujar Imam, Jumat (30/7/21) lalu.
"Lumayan bisa jalan lah mobil itu, tak kepanasan mereka," sambung dia.
Ia menambahkan, sebagian besar dokter internship ditugaskan di IGD RSUD Natuna, selain di beberapa puskesmas.
Fasilitas transportasi tersebut diakuinya telah disesuaikan dengan kemampuan anggaran RSUD Natuna.
"Mobil itu tangguh, bisa mengangkut 8 sampai 9 orang lebih," ujar Kabid Pelayanan Medis, RSUD Natuna, dr. Ari Fajarudi menambahkan.
Meski demikian, kendaraan itu dianggap cukup miris. Bahkan, sejumlah warga turut mempertanyakan fasilitas ini hingga menduga para dokter tidak betah di Natuna.
Berita Terkait
-
Duh, Insentif Nakes di Bogor hanya Dibayar Setengah Gara-gara Ini
-
Pakar Ungkap Bahaya yang Berisiko Muncul Akibat Virus Corona Varian Delta Plus
-
Dokter Zaidul Akbar Ingatkan Jangan Sembarangan Buang Usus Buntu
-
Terkait Sumbangan Rp 2 Triliun, Dokter Keluarga Akidi Tio: Sudah Ditransfer
-
45 Dokter Kandungan Meninggal Akibat Covid-19, Diduga Tertular dari Pasien Ibu Hamil
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Jamin Keaslian dan Garansi Resmi, Pastikan Beli Mesin Cuci LG Online Original Hanya Di Blibli
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
Menjangkau Pegunungan Toraja, Mantri BRI Layani Hingga Pelosok