SuaraBatam.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan warga di wilayah itu yang meninggal dunia akibat positif Covid-19 bertambah 39 orang sehingga jumlah totalnya sejak pandemi kini naik menjadi sebanyak 1.177 orang.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Lamidi, merinci pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 merupakan warga Batam 19 orang, Tanjungpinang 16 orang, Bintan satu orang, Karimun satu orang, dan Lingga dua orang.
"Jumlah pasien yang meninggal hari Jumat (30/7) 2021 terbanyak selama pandemi," kata Lamidi di Tanjungpinang, Jumat (30/7/2021).
Ia menjelaskan total jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Batam 603 orang, Tanjungpinang 285 orang, Bintan 130 orang, Karimun 66 orang, Kepulauan Anambas 30 orang, Lingga 36 orang, dan Natuna 27 orang.
"Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 tertinggi di Tanjungpinang dan Batam," kata ujarnya.
Sementara itu jumlah pasien Covid-19 di wilayah itu bertambah 539 orang, tersebar di Batam 234 orang, Tanjungpinang 121 orang, Bintan 49 orang, Karimun 48 orang, Anambas 18 orang, Lingga 45 orang, dan Natuna 24 orang.
Total jumlah pasien Covid-19 di Kepri selama pandemi mencapai 44.282 orang, tersebar di Batam 23.154 orang, Tanjungpinang 8.245 orang, Bintan 4.858 orang, Karimun 3.447 orang, Anambas 1.417 orang, Lingga 1.267 orang dan Natuna 1.894 orang.
Sedangkan jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 di Kepri bertambah 730 orang sehingga menjadi 37.071 orang. Penambahan pasien yang sembuh dari Covid-19 terjadi di Batam 408 orang, Tanjungpinang 77 orang, Bintan 84 orang, Karimun 56 orang, Anambas 13 orang, Lingga 47 orang dan Natuna 45 orang.
Total pasien yang sembuh di Batam 20.103 orang, Tanjungpinang 6.050 orang, Bintan 4.163 orang, Karimun 3.086 orang, Anambas 1.178 orang, Lingga 1.045 orang dan Natuna 1.446 orang.
Baca Juga: Satgas Covid-19: Tingkat Kepatuhan Prokes Warga Masih Rendah
Jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 6.034 orang, tersebar di Batam 2.448 orang, Tanjungpinang 1.910 orang, Bintan 565 orang, Karimun 295 orang, Anambas 209 orang, Lingga 186 orang, dan Natuna 421 orang.
"Kami imbau seluruh elemen masyarakat untuk menaati protokol kesehatan saat beraktivitas," tutur Lamidi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar