SuaraBatam.id - Ratusan massa yang merupakan kerabat dan keluarga dari Priska Ginting (42), warga yang meninggal dunia saat pembongkaran Pasar Induk Jodoh, mendatangi Kantor Wali Kota dan DPRD Batam, Rabu (28/7/2021) siang.
Massa juga turut membawa jenazah Priska yang berada di dalam Ambulans, dan spanduk bertuliskan "Korban PNS Kadisperindag Batam Gustian Riau".
Salah satu kerabat korban, Panahatan Nainggolan menyebut, kedatangan mereka ingin menuntut keadilan atas kematian Ginting yang disebabkan oleh tindakan petugas saat proses pembongkaran pada, Senin (28/7/2021) lalu.
"Kami datang ingin menuntut keadilan bagi keluarga kami. Tindakan petugas saat itu yang mengejutkan Priska tidak bisa ditolerir," tegas Panahatan di sela-sela aksi unjuk rasa, Rabu (28/7/2021).
Alasan lainnya yakni penolakan yang dilakukan oleh Polda Kepri saat pihak keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut.
"Laporan kami ditolak oleh Polda Kepri. Dianggap tidak bisa dilanjutkan. Ini kami juga tidak tahu maksudnya apa. Sementara sudah ada yang meninggal," tegasnya.
Panahatan meluapkan kekecewaan mereka yang tidak dapat menemui Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan juga para anggota DPRD Batam saat melakukan aksi.
"Mereka memang tidak bisa mengerti apa yang kami rasakan, keterlaluan sekali tidak ada yang mau menemui kami," paparnya.
Aksi ini sendiri terpantau berlangsung kondusif walau tidak adanya anggota Kepolisian di kedua lokasi tersebut.
Baca Juga: Kupas Kelapa Tanpa Pecah, Orang Ini Dijuluki Punya Skill Dewa
Aksi di kedua instansi Pemerintahan ini juga hanya berlangsung sekitar 30 menit, sebelum akhirnya rombongan massa membubarkan diri menuju lokasi pemakaman Sei Temiang, guna melanjutkan prosesi pemakaman jenasah Priska Ginting.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Tes Antigen Massal Mulai Digelar di Batam, Petugas: Pedagang dan Warga Belum Kooperatif
-
Cerita Pembuat Peti Mati Jenazah Covid-19 di Batam Banjir Orderan
-
Dagangannya Ditawar dengan Harga Tinggi, Kakek Penjual Kerupuk Ini Tegas Menolak
-
Geger Video Dugaan Balita Disiksa Wanita di Batam, Ini Kata Polisi
-
Meski Pandemi, Pedagang Bendera Merah Putih Berharap Dapat Berkah 17 Agustus 2021
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siswa Kurang Mampu di Batam Bakal Terima Subsidi Biaya Pendidikan per Bulan
-
Viral Rayap Besi Terciduk di Terowongan Pelita Batam, Hancurkan Penutup Parit
-
Video Aksi Bullying Remaja Berjilbab di Batam, Dihajar Tak Melawan
-
Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap
-
Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun