SuaraBatam.id - Ceroboh saat bekerja membuat seorang teknisi AC harus dihukum penjara. Penyebabnya karena secara tidak sengaja puntung rokok yang ia buang ke tempat sampah menyebabkan kantor polisi kebakaran.
Pria yang diketahui bernama Ganesan Shanmugam (30) itu dihukum penjara 10 hari pada Kamis (22/7/2021) lalu karena dianggap lalai hingga menyebabkan kebakaran yang merusak dinding, langit-langit, lantai, dan perlengkapan AC, dengan biaya perbaikan lebih dari 5.310 dolar Singapura.
Pengadilan setempat menerima laporan, Shanmugam ditugaskan untuk melakukan pekerjaan pemeliharaan AC pada shift malam di Markas Besar Divisi Polisi Ang Mo Kio, Singapura dengan seorang rekannya.
Saat dirinya tengah beritirahat di lantai dasar di samping ruang saklar utama, ia lantas merokok. Namun lantaran hujan deras, dia memutuskan untuk merokok di luar ruang saklar utama.
Sekitar pukul 23.45 waktu setempat, dia selesai merokok dan membuang puntung rokoknya ke area terdekat yang dipenuhi sampah termasuk kardus bekas.
Ia tidak memeriksa tempat sampah tersebut dan mengira puntung rokok miliknya mati. Namun tanpa ia sadari, api mulai membakar kardus di tempat sampah itu.
Shanmugam pergi bersama rekannya untuk beristirahat di gudang terdekat tetapi sekitar 20 menit kemudian, rekannya menyadari ada api di dekatnya.
Mereka kembali ke daerah di mana Shanmugam merokok dan melihat api. Mereka mengambil alat pemadam kebakaran dan memadamkan api sebelum membersihkan area tersebut.
Seorang polisi yang mencium bau terbakar menyadari peristiwa ini dan menghubungi pemadam kebakaran. Polisi menduga penyebab kebakaran mengarah pada Shanmugam, yang tidak membantah bahwa dia melemparkan puntung rokok.
Baca Juga: 6 Cara Menurunkan Kolesterol Jahat yang Efektif
Akibat kebakaran tersebut, dinding, langit-langit, lantai, dan perlengkapan AC rusak. Biayanya S$5313,17 untuk memperbaiki kerusakan, yang ditanggung oleh perusahaan ST Synthesis, cabang layanan ST Engineering.
Berita Terkait
-
3 Cara Ini Ampuh Buat Kamu yang Mau Berhenti Merokok Supaya Bisa Nabung
-
Insiden Kasus Kebakaran Gedung BPOM, Kini Polisi Periksa 12 Saksi
-
Hendak Menuju Lokasi Kebakaran, Satu Unit Mobil Damkar Jatuh ke Jurang 2 Meter
-
Pesta Gender Reveal Picu Petaka Satu Kota, Nasib Pasangan Ini Berujung Sedih
-
Total 12 Orang, Satpam hingga Pegawai Diperiksa Polisi Kasus Kebakaran Kantor BPOM
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta
-
Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar
-
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone
-
Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita