SuaraBatam.id - Hingga kini, Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau belum dapat memastikan dugaan sejumlah pihak terkait adanya varian delta COVID-19 di wilayah tersebut.
"Saya belum mendapat laporan detil sampai ke arah itu," kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam pertemuan virtual bersama wartawan di Batam, Senin (19/7/2021).
Ratusan sampel saat ini sudah dikirimkan BTKLPP Batamuntuk diperiksa di Balibangkes Kementerian Kesehatan sejak Mei 2021 namun hingga kini hasilnya belum dirilis.
Menurut dia, penularan COVID-19 di seluruh Tanah Air meningkat hingga memaksa pemeriksaan sampel dari Batam harus menunggu. Terlebih saat ini di Jakarta kasus COVID-19 juga melonjak.
Terlepas dari dugaan varian delta, ia mengatakan peningkatan angka penularan COVID-19 erat kaitannya dengan pelacakan yang dilakukan petugas.
"Lompatan kasus COVID-19 karena proses 'tracing' yang di lakukan beberapa saat terakhir semakin meningkat," kata dia.
Sejumlah orang yang terinfeksi sulit dideteksi karena tidak bergejala. Namun, seiring dengan makin banyaknya penelusuran yang dilakukan petugas dan kesadaran diri warga untuk mengecek kondisi tubuhnya.
Selain itu, vaksinasi yang dilakukan juga membantu warga dan petugas mengidentifikasi keberadaan virus, karena sebelum penyuntikan vaksin, warga diperiksa kesehatannya.
"Mobilitas warga dari dan ke batam tetap berlangsung. Mobilitas bisa melihat dari Pelni, bandara masih beroperasi, kemudian akses kapal laut ke Dumai, Bengkalis, Tembilahan. Menurut analisa, ini yang menjadi faktor," pungkas dia.
Baca Juga: Belajar Berdampingan dengan Covid, Nakes Inggris akan Tetap Bekerja Meski Terpapar Corona
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 di Kepri Bertambah 704 Orang, Pasien Sembuh 655 Orang
-
Belum Divaksinasi? Hati-hati Tertular Covid-19 Varian Delta
-
Pemulihan Ekonomi AS Terancam Imbas Lonjakan Covid-19 Varian Delta
-
Studi Temukan 5 Gejala Virus Corona yang Indikasikan Long Covid-19, Apa Saja?
-
PPKM Darurat Berakhir, Wali Kota Batam Umumkan PPKM Level 4, Lebih Ketat
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya