SuaraBatam.id - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan, jumlah pasien positif COVID-19 di wilayah itu bertambah 580 orang sehingga jumlah totalnya selama pandemi naik mencapai sebanyak 32.349 orang
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Lamidi, di Tanjungpinang, Selasa, mengatakan, pasien baru tersebut merupakan warga Batam sebanyak 374 orang, Tanjungpinang 86 orang, Bintan 56 orang, Karimun 16 orang, Anambas tujuh orang, Lingga 30 orang, dan Natuna 11 orang.
Total jumlah pasien positif COVID-19 di wilayah itu selama pandemi di Batam sebanyak 17.160 orang, Tanjungpinang 6.090 orang, Bintan 3.567 orang, Karimun 2.587 orang, Anambas 1.024 orang, Lingga 715 orang, dan Natuna 1.206 orang.
Sementara jumlah pasien yang sembuh bertambah 427 orang sehingga menjadi 26.050 orang, tersebar di Batam sebanyak 171 orang, Tanjungpinang 72 orang, Bintan 101 orang, Karimun 33 orang, Anambas satu orang, Lingga 11 orang, dan Natuna 38 orang.
Jumlah pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 mencapai tujuh orang sehingga total pasien selama pandemi COVID-19 mencapai 709 orang. Pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 merupakan warga Batam sebanyak empat orang, Tanjungpinang dua orang, dan Bintan satu orang.
Total jumlah pasien COVID-19 di Kepri yang meninggal dunia mencapai 709 orang, tersebar Batam sebanyak 376 orang, Tanjungpinang 158 orang, Bintan 70 orang, Karimun 52 orang, Anambas 23 orang, Lingga 15 orang, dan Natuna 15 orang.
Jumlah kasus aktif di Kepri mencapai 5.590 orang, tersebar Batam sebanyak 2.790 orang, Tanjungpinang 1.466 orang, Bintan 449 orang, Karimun 174 orang, Anambas 91 orang, Lingga 190 orang, dan Natuna 430 orang.
"Kasus aktif COVID-19 di Kepri masih tinggi sehingga kita semua harus tetap waspada dengan menerapkan pola hidup sehat, dan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas," demikian Lamidi, yang juga Pelaksana Harian Sekda Kepri.
Baca Juga: Digiring ke Bareskrim Polri Dari Apartemen di Kuningan, Begini Penampakan dr Lois Owien
Berita Terkait
-
Curhat ke Jokowi, Pasien Covid-19 Ngamuk Minta Pulang Alasannya Bikin Mewek
-
Diciduk karena Tak Percaya Covid, Polisi Diminta Terbuka Tangani Kasus dr Lois Owien
-
Rumah Sakit Rujukan di Bondowoso Penuh, Puskesmas Difungsikan Penanganan Pasien Covid-19
-
Persediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19 di RSKD Balikpapan Sering Menipis
-
Banyak Nakes Terpapar Covid-19, RSUD Cilegon Buka Lowongan Relawan Nakes Covid-19
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar